Breaking News:

Berita Sumba Barat Berteman

Bupati Yohanis Dade Serahkan 475 Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat Elu Loda, Sumba Barat

Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menyerahkan 475  buah  buah sertifikat kepemilikan tanah kepada  197  warga Desa Elu Loda di Kantor De

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
pk/petrus piter
Foto bersama bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H bersama penjabat Sekda, beberapa pimpinan OPD, Kepala Kantor Pertanahan Sumba Barat, Yance Andrianus Talan, S.ST dan perwakilan warga penerima sertifikat tanah di kantor Desa Elu Loda, Sumba Barat, Senin 4 Oktober 2021.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK---- Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menyerahkan 475  buah  buah sertifikat kepemilikan tanah kepada  197  warga Desa Elu Loda di Kantor Desa Elu Loda, Kecamatan Tanah Righu, Sumba Barat, Senin 4 Oktober 2021.

Sebelumnya, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, S.H telah menyerahkan  25 buah sertifikat kepada 10 orang warga Desa Elu Loda di Kantor Bupati Sumba Barat tanggal 22 September 2021 atau total 500 buah sertifikat tanah telah diserahkan Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H kepada 207 warga Desa Elu Loda, Kecamatan Tanah Righu, Sumba Barat pada tahun anggaran 2021 ini.

Dalam sambutannya, Bupati Yohanis mengatakan, dengan pembagian sertifikat kepemilihan tanah hari ini oleh Kantor Pertanahan Sumba Barat menunjukan keabsahan kepemilikan tanah masyarakat. Secara ekomomis sertifikat tanah tersebut dapat dimanfaatkan warga mendapatkan pinjaman  modal usaha seperti ke pihak perbankan.

Warga dapat mengajukan pinjaman kepada perbankan seperti Bank BNI 46 untuk modal usaha dengan menyertakan sertifikat tanah milik masyarakat sebagai jaminan.

Selain itu, Bupati Yohanis berharap dengan pembagian sertifikat kepemilikan tanah ini dapat mengurangi persoalan sengketa kepemilikan tanah di wilayah ini. Sebab masing-masing pihak telah mengantongi sertifikat kepemilikan tanah itu.

Dalam kesempatan itu pula Bupati Yohanis Dade, S.H meminta Kantor Pertanahan Sumba Barat harus lebih hati-hati dan cermat dalam melakukan pengukuran pensertifikatan kepemilikan tanah masyarakat. Kadang satu obyek tanah bisa memiliki 2 sertifikat. Bupati Yohanis Dade mencontoh dirinya sendiri pernah mengalami hal itu.

Tanah miliknya sudah bersertifikat kok Kantor Perrtanahan Sumba Barat turunkan staf melakukan pengukuran. Syukurlah keluarga mengetahui dan mengajukan keberatan sehingga batal melakukan pengukuran.

Harapan ke depan, Kantor Pertanahan Sumba Barat lebih teliti dan cermat sehingga persoalan tanah yang seringkali meresahkan masyarakat tidak terjadi lagi.

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Sumba Barat, Yance Andrianus Talan, S.ST2 dalam laporannya menjelaskan, pelaksanaan retribusi tanah  merupakan implementasi amanat undang-undang 5 tahun 1960 tentang  peraturan dasar pokok-pokok agraria, undang-undang nomor 57 tahun 1960 tentang penetapan luas tanah pertanian, peraturan pemerintah nomor 224  tahun 1961  tentang pembagian tanah  dan pemberian ganti kerugian  serta  peraturan presiden  nomor 86 tahun 2018 tentang reforma agraria.

Kegiatan redistribusi tanah bertujuan  mengadakan pembagian tanah dengan memberikan dasar kepemilikan tanah sekaligus  memberi kepastian hukum hak atas tanah kepada subjek yang memenuhi persyaratan sehingga dapat memperbaiki serta meningkatkan keadaan sosial ekomomi subjek redistribusi tanah.

Berdasarkan keputusan kantor wilayah badan pertanahan nasional Propinsi NTT tahun 2021, Kabupaten Sumba Barat mendapat target 500 bidang yang seluruhnya di Desa Elu Loda, Kecamatan Tanah Righu, Sumba Barat. Obyek tanah yang diredistribusi adalah  tanah negara yang dikuasai langsung  dan digarap secara terus menerus dan turun temurun. Obyek yang belum terdaftar dan  tidak sengketa seluas 185,4895 ha. Sedangkan jumlah subjek yang menerima redistribusi tanah sebanyak 207 orang.

Dan hasil kegiatan redistribusi tanah  hari ini, Senin 4 Oktober 2021, Bupati Sumba Barat menyerahkan  475 buah sertifikat kepada 197 orang. Bupati Sumba Barat juga telah menyerahkan 25 sertifikat  hak atas tanah secara simbolis kepada 10 warga Elu Loda, Sumba Barat tanggal 22 September 2021 atau total 500 sertifikat hak atas tanah untuk 207 orang Desa Elu Loda, Kecamatan Tanah Righu, Sumba Barat tahun anggaran 2021. *)

Berita Sumba Barat Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved