Berita NTT

Pertemuan Duta Besar Uni Eropa dan UNDANA Kupang Ini Yang Dibahas

Vincent Piket selaku Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam hadir secara virtual di Universitas Nusa Cendana

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Pelaksanaan kegiatan EU Ambassador Talk di UNDANA 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Vincent Piket selaku Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam hadir secara virtual di Universitas Nusa Cendana ( UNDANA).

Vincent hadir dalam kegiatan EU Ambassador Talk di UNDANA dalam tema Pelajaran COVID-19 untuk Pemulihan Ekonomi dan Pendidikan Tinggi Masa Depan. Acara ini berlangsung secara virtual dengan lebih dari 900 peserta webinar, Rabu 29 September 2021.

Ambassador Talk ini merupakan rangkaian sesi dialog yang diselenggarakan Delegasi Uni Eropa bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia, UNDANA salah satunya.

Fredrik Benu selaku Rektor UNDANA Kupang dalam sambutannya menyebut kampusnya termasuk yang terbesar di Provinsi NTT dengan berbagai jurusan dan banyaknya mahasiswa.

Baca juga: Wisuda Universitas Nusa Cendana 28 Juni 2021 Dilakukan Secara Online

Ia menyebut UNDANA seringkali mendapatkan beasiswa dan kesempatan belajar dari Australia yang beberapa kali menyasar wilayah Indonesia Timur.

"Saya menyampaikan apresiasi karena telah memilih Universitas Nusa Cendana," kata Fred.

Pada kesempatan itu ia menyampaikan kesulitan yang diakibatkan pandemi pada sistem belajar dimana ia secara internal berupaya mengefektifkan kuliah daring. Sementara Pemerintahan Indonesia berupaya memulihkan ekonomi NTT dan menekan angka COVID-19 agar tercapai Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Hampir seluruh aspek kehidupan di Indonesia mengalami gangguan termasuk NTT yang terdampak parah oleh virus dengan menghentikan kegiatan pembelajaran selama 3 semester. Pembelajaran hanya berlangsung online.

Baca juga: Obet Lewatobi Setuju Jika Pihak Universitas Nusa Cendana Berkenan Menurunkan Uang SPP

UNDANA juga membentuk Satgas, menyiapkan rumah sakit, laboratorium biomolekuler, juga bekerjasama dengan satgas provinsi hingga Kota Kupang dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Menurutnya terkait isu-isu global UNDANA mempunyai pandangan yang sama dengan Uni Eropa seperti menjaga kelangsungan alam.

Vincent sendiri di kesempatan itu menyebut telah menyandang Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam sejak 2019. Sayangnya, pandemi menghalanginya untuk optimal kerja di lapangan.

"Saya berharap sama dengan Bapa Rektor untuk dapat berkunjung ke Kupang, NTT, ke Universitas Nusa Cendana. Kesan saya terkait Indonesia memang berbeda karena tidak bisa mengenal secara langsung dan berkunjung ke berbagai provinsi karena kondisi pandemi ini," kata dia.

Ia mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh UNDANA dalam mencari solusi pendidikan bagi banyaknya mahasiswa. Sebagaimana Jean Monnet selaku pendiri Uni Eropa, sebut dia, pendidikan adalah utama bagi semua orang di luar batas-batas geografis dan kepentingan politik.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved