Berita Manggarai

Kuota Pengiriman Ternak dari Manggarai Tahun 2021, Sapi 1.050 Ekor dan Kerbau 1.000 Ekor

Kuota Pengiriman Ternak dari Manggarai Tahun 2021, Sapi 1.050 Ekor dan Kerbau 1.000 Ekor

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Asisten Sekda Manggarai selaku Plt Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, drh Yoseph Mantara. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Kabupaten Manggarai diberikan kuota untuk pengiriman ternak ke luar daerah/pulau pada tahun 2021 untuk sapi sebanyak 1.050 ekor, kerbau 1.000 ekor dan kuda 50 ekor.

Asisten Sekda Manggarai selaku Plt Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, drh Yoseph Mantara, menyampaikan itu ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu 29 September 2021.

Yoseph menjelaskan, populasi ternak sapi saat ini untuk di kabupaten Manggarai sebanyak 26.000 ekor lebih. Sedangkan populasi kerbau 8.000 ekor lebih.

Dikatakan Yoseph, pengeluaran ternak itu dibolehkan karena pertama untuk kebutuhan hidup para petani ternak itu sendiri. Selain itu kedua, merupakan kebutuhan nasional.

Baca juga: Masih Ada Pengiriman Ternak Betina Produktif Keluar Sumba Timur

"jadi kebutuhan Nasional ini tentunya untuk daerah-daerah atau kota-kota besar dimana masyarakat tidak memilki lahan sehingga membutuhkan pemasokan ternak untuk kebutuhan daging dan lain sebagainya dari daerah,"jelasnya.

Meski demikian, kata Yoseph, pengeluaran ternak ke luar daerah juga perlu dibatasi demi menjaga kelestarian populasi ternak itu sendiri.

"Jadi setiap tahun boleh keluar tapi perlu dihitung secara teknis supaya ternak ini tidak punah. Karena itu Dinas Perternakan Provinsi NTT menghitung secara teknis populasi ternak di setiap kabupaten termasuk Manggarai,"jelasnya.

Karena itu, jelas Yoseph, untuk Kabupaten Manggarai diberikan kuota untuk pengiriman ternak antar pulau pada tahun 2021 ini dimana untuk ternak sapi sebanyak 1.050 ekor, kerbau 1.000 ekor dan ternak kuda diberikan kuota hanya 50 ekor.

Kata dia, saat ini proses pengeksporan/pengiriman ternak terus berjalan sampai pada akhir tahun 2021, namun tergantung pengusaha antar pulau karena harus membangun relasi perdagangan dengan pihak lain sebagai penerima di daerah lain.

Ketika ditanya apakah di Manggarai juga banyak petani peternak, kata Yoseph, rata-rata di Manggarai semuanya petani. Petani itu ada yang hortikultura, perkebuan, nelayan termasuk petani peternakan. (*)

Baca Berita Manggarai Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved