Breaking News:

Berita Sumba Barat

Satpol PP Tertibkan PKL Di Pasar Lama, Angkut Jualan Menuju Pasar Baru Sumba Barat

Satuan polisi pamong praja ( Satpol PP) Kabupaten Sumba Barat, menertibkan puluhan pedagang kaki lima ( PKL)

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Satpol PP menertibkan PKL yang kembali berjualan di pasar lama kota Waikabubak, Sumba Barat, Senin 27 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Satuan polisi pamong praja ( Satpol PP) Kabupaten Sumba Barat, Senin 27 September 2021 pagi, menertibkan puluhan pedagang kaki lima ( PKL) yang kembali berjualan di lokasi pasar lama kota Waikabubak, Sumba Barat.

Keranjang dagangan berisi sayur, tomat, lombok dan berbagai jenis jualan lainnya yang ditinggalkan pemiliknya diangkut satpol PP menggunakan mobil untuk seterusnya diantar ke pasar baru Weekarou agar para pedagang tetap berjualan di pasar baru Weekarou dan tidak boleh kembali berjualan di pasar lama.

Para pedagang kaki lima itu memilih bersembunyi di lorong jalan masuk ke rumah warga atau sebagian lainnya memilih bersembunyi di dalam kios dan toko sembako demi menghindari kejaran satpol PP.

Tindakan para pedagang kaki lima kembali berjualan di pasar lama membuat kondisi pasar lama yang sudah dipagar keliling itu semrawut. Arus lalu lintas macet karena para pedagang menjajalkan dagangannya hingga marka jalan raya.

Baca juga: Harapan Israil Meok Terkait Pembongkaran Gedung Pasar Lama Waikabubak Sumba Barat

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Senin 27 September 2021 sekitar pukul 9.30 wita, puluhan anggota Satpol PP Sumba Barat melakukan operasi penertiban pedagang kaki lima yang berjualan disepanjang jalan raya depan kantor BRI unit Dedekadu hingga pertigaan pertokoan, terus bagian dalam pasar hingga disepanjang jalan Nangka.

Operasi tersebut berlangsung tiba-tiba sehingga para pedagang tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya. Mereka pasrah saja barang dagangannya diangkut menuju pasar baru Weekarou. Para pedagang justru berlarian bersembunyi dilorong-lorong jalan menuju rumah warga atau bersembunyi dalam toko atau kios sembako.

Sementara anggota satpol PP langsung mengangkat barang dagangan yang ditinggalkan menggunakan mobil menuju pasar baru Weekarou. Petugas Satpol PP mengingatkan pedagang agar tidak boleh lagi berjualan di pasar lama ini. Semua pedagang berjualan di pasar baru Weekarou. Dan barang-barang jualan ini akan diturunkan di pasar baru agar pedagang berjualan di pasar baru bukan di pasar lama ini.

Sementara itu, dua orang pedagang kaki lima yang berhasil diminta komentarnya mengatakan, terpaksa kembali berjualan di pasar lama karena pasar baru sepih pembeli. Apalagi jaraknya cukup jauh. Barang dagangan yang dijual berupa sayur-sayuran tidak tahan lama.

Baca juga: Bangunan Pasar Lama Waikabubak Kumuh, Ini Tanggapan Kadis Perindag Sumba Barat

Keduanya mengaku, sudah berulang kali terkena rahazia satpol pp tetapi tetap nekad berjualan karena ingin laku cepat. Keduanya meminta pemerintah harus menertibkan seluruh pedagang yang berjualan di kota Waikabubak agar berjualan di pasar baru weekarou. Sebab saat ini banyak pasar dadakan yang ada didalam kota Waikabubak tercinta ini. Jangan, pemerintah hanya melarang kami berjualan tetapi harus melarang pula pedagang pasar dadakan yang muncul berjualan dalam kota ini. Itu baru adil namanya," ujar keduanya. (*)

Baca Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved