Jumat, 5 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 27 September 2021: Beda Pola Pikir

Kita juga ingat kisah Adam dan Eva di taman Eden. Eva tergoda oleh ular untuk makan buah terlarang karena ingin sama seperti Allah.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Foto pribadi
RD. Frid Tnopo 

Renungan Harian Katolik Senin 27 September 2021: Beda Pola Pikir (Lukas, 9:46-50) 

Oleh: RD. Frid Tnopo

POS-KUPANG.COM - Kita tentunya ingat kisah tentang menara babel di zaman Babylonia. Setelah zaman nabi Nuh, pasca banjir bandang, saat itu seluruh umat manusia bersatu untuk membagun sebuah menara yang tingginya bisa mencapai surga.

Menara itu direncanakan menjadi tangga untuk bisa menggapai tempat Tuhan.

Waktu itu seluruh umat manusia bersatu karena hanya memiliki satu rumpun bahasa dan kemudian semua manusia bepergian ke arah timur untuk mendirikan menara yang sangat tinggi menjulang ke langit di sebuah tempat yang bernama Shinar.

Namun ternyata usaha itu sia-sia. Menara itu akhirnya hancur karena Tuhan mencerai-beraikan manusia dalam aneka ragam bahasa.

Seandainya sukses, maka menara itu akan menjadi simbol kesombongan manusia.

Kita juga ingat kisah Adam dan Eva di taman Eden. Eva tergoda oleh ular untuk makan buah terlarang karena ingin sama seperti Allah.

Eva terbuai lalu membujuk Adam karena ada godaan untuk menjadi penguasa, mau tahu segala-galanya seperti Allah.

Akhirnya Eva dan Adam jatuh lalu terlempar keluar dari Eden menuju Edan.

Perlu sadar bahwa ada perbedaan yang sangat jauh antara Allah dan Manusia. Ibaratnya langit dan bumi yang tidak pernah akan menyatu.

Allah tetap Allah dan manusia tetaplah manusia. Tidak akan pernah sama.

Sekuat apapun manusia berusaha untuk sama dengan Allah tetap tidak akan pernah bisa. Sekalipun manusia berusaha untuk menggapai tempat Allah semasa hidup, tidak akan pernah sampai.

Meskipun demikian, sebagai ciptaan-Nya, manusia tetap harus berusaha untuk menyerupai-Nya.

Salah satu perbedaan yang mencolok terlihat dalam kisah injil hari ini yakni ada beda pola pikir antara Allah (Yesus) dan manusia (para murid).

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved