Senin, 13 April 2026

Berita Kupang Lainnya

Ini Suasana Peringatan Harlah, Gerbang Tani Eratkan Barisan Bersama Petani,

acara peringatan hari lahir (Harlah) ke 7 tahun tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerbang Tani NTT menyelenggarakan kegiatan bersama petani di kelu

Editor: Ferry Ndoen
foto: Irfan Hoi
kegiatan peringatan harlah Gerbang Tani ke 7 tahun tingkat DPW NTT. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam acara peringatan hari lahir (Harlah) ke 7 tahun tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerbang Tani NTT menyelenggarakan kegiatan bersama petani di kelurahan Naimata Kota Kupang, Jumat 23 September 2021.

Kegiatan itu sebagai bentuk kehadiran Gerbang Tani untuk petani kecil sekaligus lebih mempererat hubungan dengan para petani. Selain membagi bantuan berupa bibit tanaman, gerbang tani juga berdialog dengan masyarakat di kelurahan itu.

Gerbang Tani merupakan organisasi sayap Partai Kebangkitan bangsa (PKB) yang didirkan pada tujuh tahun lalu bertepatan dengan peringatan hari tani Nasional. Di NTT, Gerbang Tani diketuai oleh Vinsensius Mone.

Dalam keterangannya, ketua DPW Gerbang Tani NTT, Vinsensius mengatakan, petani masih mengalami banyak kekurangan, terutama dalam penyediaan air.

Baca juga: Info Sport, Presiden Jokowi Dipastikan Membuka Gelaran PON XX Papua pada 2 Oktober 2021

Olehnya, Vinsensius menyebut jika pemerintah hendak bekerja sama, Gerbang Tani akan siap berkolaborasi untuk membantu petani dalam pemenuhan air bagi kebutuhan tanaman.

Kader muda PKB ini menjelaskan, Gerbang Tani NTT telah membentuk beberapa kelompok tani. Dengan ragam persoalan yang dihadapi petani saat ini, Vinsen menyerukan adanya keterlibatan semua pihak dan Gerbang tani akan bekerja maksimal untuk kesehjateraan petani.

"Sayur atau padi yang petani tanam bisa bertumbuh dengan baik, juga pasarnya harus disiapkan dengan baik," katanya.

Ia mengaku, meski pandemi dan pemasaran hasil pertanian cukup terganggu, namun dia memastikan Gerbang Tani akan terus berupaya untuk mencari jalan keluar terbaik agar petani tidak dirundung kegelisahan.

Baca juga: Ingin Nonton Langsung PON XX Papua 2021 ? Ini Beberapa Syarat Penting Penonton Masuk ke Venue

Kehadiran Gerbang Tani, kata Vinsensius, disambut antusias oleh semua orang, termaksut petani. Di kabupaten Ngada, Gerbang Tani membentuk dan mendampinig sedikitnya 20 kelompok tani.

Di kabupaten lain, menurutnya, juga melakukan pembentukan dan pendampingan bagi kelompok tani di hampir semua DPC Gerbang Tani di NTT. Selain diakibatkan pandemi, pembenanhan struktur juga menyebabkan sedikit lambat pergerakan Gerbang Tani.

"Semoga di tahun 2021 ini sudah selesai semua, dan tahun 2022 kami siap bekerja semua," tegasnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak seberapa ini bisa membantu petani yang di kelurahan itu. Kepada tiga kelompok penerima, Vinsensius berharap agar lahan tidur bisa dikelola guna meningkatkan ekonomi.

Osmy Lakaat, salah satu warga penerima bantuan mengatakan, dalam dialog bersama Gerbang Tani, pihaknya meminta bantuan untuk diberikan mesin pompa air. Pasalnya, selama ini warga setempat hanya bisa memikul air untuk menyiram tanaman.

"Kalau musim hujan air mengalir, kalau musim begini kan ada sumur juga tapi harus pake tarik dan pikul ke tempat sayur," katanya.

Dia menyampaikan ucapan terima kasih bagi Gerbang Tani atas bantuan dan kehadirannya di kelompok itu. Osmy berharap Gerbang Tani agar terus hadir bersama kelompok petani kecil. (*)

Berita Kupang Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved