Berita Flores Timur

Ini Alasan Fraksi Gerindra DPRD Flotim Belum Cabut Dukungan Mosi Tidak Percaya

Ini Alasan Fraksi Gerindra DPRD Flotim Belum Cabut Dukungan Mosi Tidak Percaya

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Ketua Fraksi Gerindra, Muhudin Demon dan Sekertaris Fraksi Gerindra, Raimundus Boli Pehan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA- Fraksi PKB dan Nasdem Remi mencabut dukungan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Flores Timur (Flotim), Robertus Rebon Kereta. Meski demikian, fraksi PAN dan Gerindra hingga kini masih bertahan dengan sikap politiknya.

Empat fraksi yang tergabung dalam tim 16 ini sebelumnya mengajukan mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPRD terkait keputusannya menolak usulan pembentukan pansus penelusuran penggunaan dana covid-19 tahun 2020 sebesar Rp 14 miliar.

Ketua Fraksi Gerindra, Muhidin Demon mengaku menghormati hal politik fraksi PKB dan Nasdem. Fraksi Gerindra, kata dia, masih bertahan karena masih punya kewajiban mengawal proses rekomendasi ke BPK untuk melakukan audit investigasi terhadap dua OPD pengelola dana covid.

"Kita bukan lagi bicara mencabut mosi tidak percaya atau tidak, tapi fraksi Gerindra masih bertanggungjawab mengawal dokumen, data sampai diserahkan ke BPK," ujarnya kepada wartawan, Jumat 24 September 2021.

Baca juga: Fraksi PAN Ngotot Tak Cabut Dukungan Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua DPRD Flotim

Menurut dia, meski belum mencabut dukungan mosi tidak percaya, namun anggota fraksi Gerindra akan mengikuti sidang meski dipimpin Ketua DPRD.

"Kalau sudah memenuhi kuorum, maka sidang bisa dipimpin Ketua DPRD. Tugas menjadi anggota dewan untuk sidang, kami tetap ikuti. Kita lihat saja ke depan," katanya.

Sementara itu, Sekertaris fraksi Gerindra, Raimundus Boli Pehan mengatakan Sikap politik fraksi Gerindra tetap tidak mencabut dukungan mosi tidak percaya. Namun, secara de facto dengan pencabutan dukungan oleh PKB dan Nasdem, maka palu pimpinan sudah berada di Ketua DPR.

"Kami tetap ikut sidang, tapi soal sikap politik, kami tetap bertahan.

Baca juga: PMKRI Cabang Kefamenanu Sampaikan Mosi Tidak Percaya Terhadap DPRD TTU dan RS Leona

Sebelumnya, Ketua Fraksi PAN, Rofinus Baga Kabelen mengaku tetap komitmen dan menolak mencabut dukungan mosi tidak percaya hingga BPK perwakilan NTT melakukan audit investigasi terhadap OPD pengelola dana covid yakni, Dinas Peternakan dan BPBD

Ia mengaku menghargai keputusan politik fraksi Nasdem dan PAN yang sudah mencabut dukungan mosi tidak percaya.

"Saya dan teman-teman fraksi PAN menghargai sikap fraksi Nasdem dan PKB. Bagi Fraksi PAN, goalnya bukan di palu sidang itu. Goalnya itu ketika rekomendasi lembaga DPRD beserta lampiran terkait data pendukung dilakukan audit investigasi itu sudah diserahkan ke BPK RI Perwakilan NTT untuk dilakukan audit," ujarnya kepada wartawan, Minggu 19 September 2011.

Ia mengatakan, sikap politik menghadapi polemik itu tergantung kemauan baik politik pimpinan juga secara kelembagaan yang mesti melihat pengalaman pasca perda pertanggungjawaban APBD tahun 2020, bahwa rekomendasi audit investigasi tidak bisa ditindaklanjuti BPK NTT karena tidak didukung data yang akurat.
Karena itu, kata Rofin, butuh komitmen lembaga DPRD untuk mengawal rekomendasi itu.

"Ini jalan terbaik, karena ini juga menyangkut wibawa lembaga DPRD. Kita akan terus kawal komitmen ini. Bukan berarti kita tidak punya pertimbangan kemanusiaan. Bicara soal pertimbangan kemanusiaan, ya saya juga punya kedekatan. Tapi bukan soal itu. Mungkin kami beda cara pandang. Bagi saya komitmen besar itu jadi yang utama. Jangan sampai kepentingan personal yang dominan," tandasnya. (*)

Baca Berita Flores Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved