Berita Kota Kupang
RS Siloam Gelar Vaksin Bagi Lapas Anak dan Dewasa di Lapas Klas IIA Kupang
ada juga 22 orang dari Lapas Anak Kupang dari jenjang usia 18 sampai 22 tahun dari data yang ada.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG--Rumah Sakit Siloam Kupang memberikan vaksinasi tahap satu kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Kupang untuk percepatan vaksinasi di Kota Kupang.
Vaksinasi ini digelar di Lapas Klas II A Kupang pada Sabtu, 18 September 2021.
Direktur Siloam Kupang, dr. Hans Lie, pada kesempatan itu menyebut bahwa percepatan vaksinasi Covid-19 ini akan menyasar seluruh kalangan termasuk WBP.
Dia menyampaikan, vaksinasi yang menyasar Lapas Klas II A Kupang ini juga diikuti oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang.
"Kami pada prinsipnya siap melayani vaksinasi bagi siapapun untuk yang belum mendapatkan vaksin," ujarnya.
Baca juga: Diduga Pelaku Prostitusi Online, Polda NTT Kembali Amankan Empat Muda Mudi Di Kota Kupang
Yohanes Seno selaku Kepala Operasional Rumah Sakit Siloam Kupang pada kesempatan yang sama menyampaikan vaksin jenis Sinovac disediakan untuk kegiatan yang berlangsung selama sehari itu.
Kemudian nantinya akan diberikan vaksinasi tahap dua 28 hari kemudian.
"Kami selaku fasilitas kesehatan membantu warga binaan di Lapas Klas II A Kupang untuk mendapatkan vaksin sesuai dengan program pemerintah dalam antisipasi Covid-19," ujar dia.
Untuk hari tersebut daftar penerima vaksinasi tahap satu sebanyak 425 orang tetapi tidak menutup kemungkinan apabila ada faktor klinis atau administrasi sehingga ada peserta yang tidak bisa mengikuti vaksinasi.
Dia menyebut ada juga 22 orang dari Lapas Anak Kupang dari jenjang usia 18 sampai 22 tahun dari data yang ada.
Baca juga: Oesapa Barat Bakal Jadi Ikon Pariwisata Baru di Kota Kupang
"Ada juga dari lapas anak yang hari ini mereka ikut berpartisipasi, jadi data itu sementara karena bisa saja lebih atau kurang dari itu," tandasnya
Ada 5 tim vaksinator yang dikerahkan terdiri dari 2 dokter dan 3 perawat masing-masing tim sehingga tenaga kesehatan kurang lebih 15 orang.
Kemudian ada beberapa tenaga admin untuk urusan administrasi sehingga total panitia yang terlibat yaitu 35 orang.
Vaksinasi tahap kedua nantinya akan berlangsung di lokasi serupa dan akan ditangani dengan pola dan mekanisme yang sama pula.
Untuk percepatan vaksinasi ini yang disasar tidak saja di lembaga pemasyarakatan tetapi sudah juga di institusi pendidikan seperti Politeknik Pertanian Kupang, UNWIRA Kupang, dan kemudian akan juga berlangsung di beberapa sekolah seperti SMKN 1 dan SMAN 2 Kupang.
Baca juga: 25 Kelurahan di Kota Kupang Zona Kuning Sebaran Kasus Covid-19
"Untuk sekolah data sasaran vaksinasinya sudah masuk ke Rumah Sakit Siloam Kupang sesuai dengan template yang kami berikan dalam artian jumlah sasarannya dapat kami lihat sehingga kami bisa persiapkan dosis dan tenaga kesehatannya," jelas dia.
Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan pada hari-hari minggu juga dapat dilakukan vaksinasi di gereja-gereja. Ia menyebut ini sebagai langkah untuk mempercepat vaksinasi di Kota Kupang khususnya.
"Kami sangat mendukung pemerintah bertujuan agar pandemi ini dapat kita kontrol," tambahnya lagi.
Kepala Lapas Klas II A Kupang, Badaruddin, mengapresiasi kegiatan yang berlangsung dengan RS Siloam hari itu.
"Tentunya kami mendukung agar dapat meningkatkan ketahanan warga binaan terhadap penyebaran Covid-19," tukasnya.
Kepala Seksi perawatan LPKA Klas I Kupang, Ridwan Roga, mengaku membawa anak didik pemasyarakatan (Andikpas) ke Lapas Klas II A Kupang sebanyak 22 orang untuk mengikuti vaksinasi hari itu.
Baca juga: Pemkot dan BNN Kota Kupang Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Pendidikan
"Karena tidak mencapai kuota minimal 50 orang ke atas jadi kami koordinasi dengan lapas dewasa sehingga kami lakukan vaksinasi di sini," ungkapnya.
Ia menyebut protokol kesehatan di LPKA Klas I Kupang selama ini penerapannya sesuai dengan dihimbau pemerintah selama ini dengan sarana dan fasilitas yang mendukung untuk itu.
"LPKA sendiri dihuni 28 andikpas dan sisanya menunggu vaksinasi berikutnya dan vaksinasi kedua akan dilakukan di lokasi serupa," tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/proses-vaksinasi-bagi-para-tahanandi-lapas-klas-ii-a-kupang.jpg)