Breaking News:

Berita Kota Kupang

Oesapa Barat Bakal Jadi Ikon Pariwisata Baru di Kota Kupang

Kelurahan Oesapa Barat, khususnya kawasan sekitar hutan mangrove dan muara bakal menjadi ikon pariwisata baru di Kota Kupang.

Editor: Ferry Ndoen
foto: Dok. Prokompim/
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore (helm putih) saat meletekan batu pertama dalam groundbrekaing program Kotaku. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kelurahan Oesapa Barat, khususnya kawasan sekitar hutan mangrove dan muara bakal menjadi ikon pariwisata baru di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, menyampaikan hal ini saat menghadiri ground breaking atau peletakan batu pertama dan sosialisasi kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh Kota Kupang di lokasi pembangunan, Kelurahan Oesapa Barat, Jumat 17 September 2021.

Proyek bantuan dari Kementerian PUPR melalui program Kotaku ini diyakininya bakal mengubah wajah kawasan tersebut menjadi sebuah destinasi wisata modern seperti yang ada di kota-kota Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, menyampaikan hal ini saat menghadiri ground

Wali Kota mengaku pembangunan ini merupakan hasil dari perjuangan sejak beberapa tahun lalu. Berkat dukungan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT dan jajarannya upaya Pemkot Kupang untuk menata Kota Kupang menjadi kota yang modern mulai terwujud.

Baca juga: KInerja Bidang Pidsus Kejari TTU Raih Penghargaan Terbaik Kedua di Indonesia

Mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, lampu jalan, drainase dan trotoar. Ditambahkannya selama beberapa tahun terakhir Kota Kupang mendapat perhatian besar dari Presiden Jokowi melalui Kementerian PUPR. Sejumlah besar dana direktif Presiden ditujukan untuk pembangunan dan penataan Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada warga Oesapa Barat, para pemilik lahan yang telah rela menghibahkan tanahnya untuk pembangunan tersebut.

Dia optimis penataan ini tidak hanya melahirkan ikon pariwisata baru tetapi juga menciptakan peluang lapangan kerja baru bagi warga di sekitar lokasi, terutama bagi warga yang telah menghibahkan tanahnya.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Herman Tobo, menyampaikan pemilihan kawasan Oesapa sebagai kawasan prioritas berkaitan erat dengan konsep penataan ruang Kota Kupang sebagai Water Front City dan pembangunan infrastruktur 4 permukiman untuk menunjang Kawasan Oesapa sebagai Kawasan Strategis Ekonomi dan Pariwisata. Adapun luasan kumuh di kawasan Oesapa ini seluas 16,17 ha.

Pembangunan Skala Kawasan Oesapa Kota Kupang ini menurutnya bertujuan untuk menuntaskan permasalahan kumuh pada 7 indikator kumuh, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved