Minggu, 10 Mei 2026

Timor Leste

Kasus Covid-19 Terus Terjadi di Timor Leste, Taur Mantan Ruak: Percayakan Tenaga Kesehatan

Penularan Covid-19 di Timor Leste masih terus terjadi di saat Pemerintah terus meningkatkan penanganannya termasuk terima bantuan nakes dari Australia

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Tatol/Francisco Sony
Perdana Menteri Timor Leste Taur Matan Ruak saat mengunjungi pasien Covid-19 di Pusat Isolasi Lahane Timor Leste, Sabtu 18 September 2021. 

Pada hari Sabtu 18 September 2021, Perdana Menteri Taur Matan Ruak mengunjungi Pusat Isolasi Lahane untuk melihat kondisi pasien Covid-19 serta kondisi rumah sakit.

“Saya senang melihat kemajuan dan kesembuhan para pasien. Ini adalah momen takeaway besar bagi kami untuk melihat bahwa beberapa pasien telah pulih sepenuhnya dan kembali ke rumah,” kata Ruak kepada wartawan setelah melihat kondisi pasien di Pusat Isolasi Lahane, Dili, pada hari Sabtu.

Dia mengatakan hanya ada tiga hal yang dapat dipercaya oleh pasien ketika mereka sakit: “Yang pertama adalah bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang berikutnya adalah dokter dan yang terakhir adalah keluarga Anda.”

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pekerja medis yang tanpa lelah bekerja siang dan malam untuk menyelamatkan nyawa rekan-rekan Timor kita,” kata Ruak.

Baca juga: Pelajar di Perbatasan Indonesia - Timor Leste Diajari Taat Protokol Kesehatan Covid-19

Dia mengatakan memang ada masalah kecil yang dihadapi Pusat Isolasi Lahane dalam hal logistik, menambahkan dia telah berbicara dengan Menteri Kesehatan dan tenaga medis untuk mencari solusi untuk masalah kecil itu.

“Misalnya, rumah sakit yang kesulitan menyingkirkan sampah, keluarga tidak memiliki cukup kamar untuk menginap dan menjaga orang yang mereka cintai dan sebagainya,” kata Ruak.

“Saya ingin mendorong anggota keluarga pasien untuk mempercayai dokter kami dalam merawat orang yang mereka cintai. Selama kunjungan saya, saya dapat melihat bahwa pasien mengungkapkan keinginan mereka untuk pulih dari kondisi mereka saat ini. Saya pikir kunjungan ini akan mendorong mereka untuk tidak kehilangan harapan," kata Ruak.

Dia pun menceritakan pengalamannya pernah dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani karantina di rumah selama 16 hari.

"Jadi, saya tahu persis bagaimana rasanya ketika Anda berada di tempat tidur dan petugas kesehatan bekerja siang dan malam merawat Anda,” tambah Ruak.

Hingga Sabtu, 16 pasien telah dirawat di Pusat Isolasi Lahane untuk perawatan intensif, terdiri dari 13 pria dan tiga wanita. Dari 16 pasien tersebut, empat dalam kondisi kritis, satu di antaranya membutuhkan ventilasi, sedangkan 11 pasien dalam kondisi sedang.

Sebanyak 37 tenaga medis, termasuk tim AUSMAT, bekerja di Pusat Isolasi Lahane.

Bangun Kerja Sama

Perdana Menteri Taur Matan Ruak meminta tim medis Timor Leste untuk membangun kerjasama yang baik dengan para dokter Australia, khususnya Tim Bantuan Medis Australia (AUSMAT) di Lahane Isolation Center.

“Penguatan kerja sama dengan tim AUSMAT diperlukan untuk memantapkan upaya bersama dalam memerangi Covid-19 untuk menyelamatkan pasien Covid-19,” kata Ruak kepada wartawan usai melihat kondisi pasien di Lahane Isolation Center, Dili, Sabtu ini.

Ia mengatakan sebagai negara baru, Timor-Leste perlu membangun hubungan yang baik dengan entitas lain seperti AUSMAT untuk melewati kesulitan yang sedang dihadapi negara saat ini.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved