Timor Leste

Timor Leste Kebanjiran Bantuan Internasional di Tengah Pandemi Covid-19

Kini Timor Leste negara kecil bekas jajahan Portugal kebanjiran bantuan untuk menangani pandemi Covid-19.

Editor: Agustinus Sape
Tatoli.com
Acara penyerahan secara simbolis bantuan 500 tempat tidur dan bantuan lainnya dari KOICA Korea Selatan dan PBB kepada Timor Leste di Kantor Kementerian Kesehatan Timor Leste, Kamis 16 September 2021. 

Dari kasus baru, 34 dilaporkan di Dili, sedangkan sisanya terdeteksi di kotamadya, termasuk 11 di Baucau, delapan di Manatuto, tujuh di Bobonaro, masing-masing lima di Ainaro dan Liquica, dan satu di Covalima.

Juru bicara SIJK, dr Rui Maria de Araujo mengatakan 78,9 persen kasus hari Rabu bergejala.

Araujo menginformasikan 25 persen kasus baru adalah warga yang divaksinasi lengkap, sementara 11 persen telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Dia mengatakan di antara kasus-kasus baru, 54 orang berusia antara 12 dan 59 tahun, termasuk 11 kasus di bawah 20 dan enam orang lanjut usia di atas 60 tahun. Kasus-kasus baru ini terdiri dari 40 pria dan 31 wanita.

Araujo menginformasikan, 74 kasus Covid-19 telah dirawat di Pusat Isolasi Vera Cruz, Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV), Rumah Sakit Lahane, dan pusat isolasi lainnya di seluruh wilayah untuk perawatan intensif, dengan 12 orang dalam kondisi kritis, lima di antaranya membutuhkan ventilator.

Dalam 24 jam terakhir, Laboratorium Kesehatan Nasional (LNS) telah melakukan 283 tes PCR, termasuk 16 tes surveilans sentinel, lima melalui pelacakan kontak, 41 melalui skrining acak, 105 dilakukan setelah permintaan izin perjalanan keluar ibukota Dili, tujuh untuk otorisasi perjalanan internasional dan 109 di karantina.

Hari Rabu, SIJK mencatat dua kematian lagi di Timor-Leste.

Almarhum pertama adalah seorang pria berusia 40-an, yang didiagnosis dengan Covid-19 pada 13 September dan dirawat di pusat isolasi Vera Cruz pada hari yang sama. Ia meninggal dunia Selasa sekitar pukul 15.20 waktu setempat.

Almarhum lainnya adalah pria berusia 60-an, yang didiagnosis dengan Covid-19 pada 14 September dan telah dirawat di rumah sakit nasional. Dia meninggal Selasa sekitar pukul 17.25 waktu setempat.

Evolusi COVID-19 di Timor Leste, tingkat kejadian virus corona rata-rata dalam seminggu terakhir 8,0 per 100 ribu penduduk, sedangkan di Dili 18,0, Bobonaro 10.9, RAEOA 7.9, dan Baucau 7.5.

SIJK terus mengimbau masyarakat untuk mempraktekkan pedoman kesehatan dan keselamatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dan WHO untuk terus memerangi penyebaran virus di negara tersebut.

Otoritas kesehatan telah memperingatkan bahwa varian Delta telah menyebar di masyarakat, menyerukan warga di atas 18 tahun untuk divaksinasi: “Vaksinasi adalah satu-satunya cara untuk memerangi Covid-19.”

Total ada 18.786 kasus virus yang dikonfirmasi laboratorium di Timor Leste, dengan 15.930 sembuh, kasus aktif 2.756, dan 100 kematian, menurut data SIJK.

Di Timor Leste, dari 754.864 kelompok yang memenuhi syarat, 54,2 persen telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19, di mana 31,1 persen juga telah menerima dosis kedua vaksin COVID-19 mereka. *

Sumber: tatoli.com/timor-leste.gov.tl

Berita Timor Leste lainnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved