Breaking News:

Berita Malaka

Bupati Malaka Tidak Temukan Kendala Hari Pertama Memantau  Ujian PPPK

sudah tersistem jadi tentu daya kekuatan internet dan fasilitas semua sudah disiapkan dan antisipasi dari Panitia.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Bupati Malaka, Simon Nahak saat memantau pelaksanaan ujian PPPK di Malaka, Senin 13 September 2021.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN---Bupati Malaka Dr Simon Nahak, SH,MH secara khusus memantau hari pertama pelaksanaan  ujian PPPK di tiga titik yakni SMA Swasta Sinar Pancasila Betun, SMA Negeri Harekakae dan SMA Negeri Bolan.

Dalam kunjungan tersebut Bupati Malaka memantau secara langsung proses Ujian di setiap ruangan termasuk server jaringan internet dan Listrik agar tetap terkendali sehingga tidak menggangu proses ujian.

 "Kunjungan ini sebagai tanggung jawab saya, dimana saya harus keliling melihat mereka secara langsung kegiatan ujian PPPK ini. Jadi tidak main-main kegiatan Ujian PPPK, ini perlu kesiapan panitia yang harus Matang," kata Bupati Malaka, Simon Nahak usai melakukan Pemantauan Ujian PPPK di SMAN Bolan, Senin 13 September 2021.

Menurut Bupati Simon bahwa, kegiatan ujian PPPK ini langsung ditangani oleh kepala sekolah, SMA Negeri Bolan, SMA Negeri Harekakae dan SMA Swasta Sinar Pancasila dibawa koordinator  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka.

Baca juga: Dosen STIKIP Sinar Pancasila Betun Malaka Launching Buku Edisi Perdana

 Dirinya berharap agar peserta ujian mereka harus disiplin mengikuti Prokes serta tertib  dalam mengikuti ujian. Ditegaskannya bahwa dirinya selalu menghimbau setiap kali kunjungan agar setiap peserta harus taat protokol Kesehatan, menggunakan masker, Karena kita juga mengantisipasi Penyebaran Covid19.

 Pada kunjungan tersebut, katanya, para peserta sangat serius mengerjakan soal dan belum ditemukan kendala teknis. Bahkan dia berpesan karena ujian berbasis  online maka harus teliti dan tepat waktu.

Dirinya menegaskan kembali bahwa jaringan internet dan Listrik, Dr. Simon Nahak mengungkapkan bahwa sudah tersistem jadi tentu daya kekuatan internet dan fasilitas semua sudah disiapkan dan antisipasi dari Panitia.

Apabila ada gangguan tentu panitia sudah menyiapkan  seperti server dan apabila ada kendala tentu langsung ditangani.

Baca juga: Pemdes Weseben di Malaka Gelorakan Program Menanam Mangrove

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Yohanes Klau mengatakan pada hari pertama Ujian PPPK dimana dalam melakukan Rapid Test, jika peserta seleksi terkonfirmasi positif saat Swab Antigen H-1 maupun Hari H, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan ikut ujian.

"Kita akan laporkan ke Panselnas untuk menyiapkan jadwal susulan kepada peserta yang positif Covid19 dan diperkirakan akan ikut ujian 15 hari kemudian usai melalui karantina," jelas Anis.(*)

Berita Malaka Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved