Berita Ngada
Hingga Hari Kelima, Korban Banjir Bandang di Malapedho Belum Ditemukan
meskipun belum ditemukan, namun pihaknya tetap melakukan pencarian korban sampai nanti ditemukan.
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Selain kerugian material, banjir bandang yang mengalir dari kaki Gunung Inerie tersebut juga menelan korban jiwa.
Baca juga: Bhayangkari Ngada Serahkan Bingkisan dan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di Malapedho
Satu orang bocah perempuan berumur sekitar 4 tahun dilaporkan meninggal dunia. Bocah tersebut diketahui bernama Mikla Tuna.
Selain seorang bocah yang sudah dipastikan meninggal dunia, masih ada pasangan suami istri yang sampai dengan saat ini belum ditemukan.
Pasangan suami istri tersebut yakni, Mikael Jeko (40) dan istrinya Maria Goreti Dhiu (38). Pasangan tersebut belum ditemukan sampai dengan saat ini.
Sementara itu, korban lainnya bernama Neymar Gaya berumur 7 tahun mengalami luka berat. Kakak kandung dari korban Milka Tuna mengalami patah kaki. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/penggalian-mencari-korban-banjir-bandang.jpg)