Jumat, 8 Mei 2026

Tips Sehat

Makanan Yang Bisa Membantu Penderita Stroke, Mulai dari Ikan Salmon Hingga Delima

setelah terkena stroke, cobalah untuk memilih jenis makanan yang bisa menambah proten sehingga lebih banyak neuron baru terbentuk.

Tayang:
Editor: Hermina Pello
Shutterstock
Ikan salmon - Makanan Yang Bisa Membantu Penderita Stroke, Mulai dari Ikan Salmon Hingga Delima 

POS-KUPANG.COM - Jika ada keluarga atau kenalan yang terkena stroke, selain obat stroke Anda perlukan untuk menjaga kesehatan, ada beberapa bahan makanan yang bisa membantu penderita stroke.

Namun Anda harus memilih bahan alami yang tepat

Jenis makanan seperti apa yang bisa membantu penderita stroke? Cobalah untuk memilih jenis makanan yang bisa menambah proten sehingga lebih banyak neuron baru terbentuk.

Mengonsumsi jenis makanan itu juga bisa mengoptimalkan hasil latihan yang Anda lakukan setelah stroke.

Baca juga: Jus Jahe dan Kunyit Sangat Ampuh Meningkatkan Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi Covid-19

Meski beberapa obat stroke alami di bawah ini bisa Anda konsumsi dengan mudah, pastikan untuk membicarakannya dulu dengan dokter, ya.

Apalagi jika Anda memiliki kondisi kesehatan lain yang berpengaruh pada stroke. Misalnya, diabetes, kolesterol tinggi, dan lain-lain.

Ikan Salmon

Ikan salmon
Ikan salmon (Shutterstock)

Melansir Flint Rehab (flintrehab.com), ikan salmon baik untuk penderita stroke karena mengandung asam lemak omega-3. Supaya manfaatnya lebih terasa, pastikan untuk mengolah ikan salmon dengan cara yang sehat, ya.

Dikutip dari Wikipedia, Salmon atau salem adalah jenis ikan dari famili Salmonidae. Ikan lain yang berada dalam satu famili dengan salmon adalah Trout. Perbedaan kedua jenis ikan tersebut antara lain: salmon bermigrasi, sedangkan trout hidup menetap. Salmon hidup di Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik.

Secara umum, salmon adalah spesies anadromous, yaitu spesies yang bermigrasi untuk berkembang biak. Salmon lahir di perairan air tawar, bermigrasi ke laut, lalu kembali ke air tawar untuk bereproduksi.

Ada kepercayaan bahwa salmon selalu kembali ke tempat ia dilahirkan untuk berkembang biak. Penelitian menunjukkan demikian, tetapi mengapa hal itu terjadi dan bagaimana salmon dapat menyimpan memori tersebut masih merupakan misteri.

Tomat

tomat
tomat (tribun)

Tomat termasuk dalam daftar obat stroke yang bisa Anda coba. Menurut sebuah penelitian, likopen atau jenis antioksidan dalam tomat mampu mengatasi kerusakan di otak akibat stroke. Jika Anda ingin mengonsumsi tomat, usahakan untuk tidak menambah pemanis buatan.

Baca juga: Bagi yang Diet, Dianjurkan untuk Menambah Segelas Jus Daun Ketumbar, Begini Penjelasannya !

Alpukat

Alpukat
Alpukat (THINKSTOCK)

Jika Anda ingin memanfaatkan bahan alami sebagai obat stroke, maka alpukat bisa jadi salah satu opsi. Selain kaya akan antioksidan, alpukat juga dipenuhi dengan asam oleat yang membuat proses informasi di otak berjalan lebih efektif. Anda bisa menambahkan alpukat pada roti panggan, salad, atau hidangan lain.

Bluberi

Flint Rehab merekomendasikan bluberi sebagai salah satu jenis buah yang bisa dikonsumsi penderita stroke. Flavonoid, salah satu antioksidan dalam bluberi, mampu meningkatkan kemampuan kognitif. Jenis buah itu juga dapat mengurangi kolesterol berlebih dalam tubuh.

Dikutip dari wikipedia, Bluberi atau beri biru adalah tanaman berbunga dalam genus Vaccinium, bagian Cyanococcus. Spesies ini tumbuh di Amerika Utara.[1] Berupa semak yang ukurannya mulai 10 cm hingga 4 m; spesies terkecil dikenal sebagai "bluberry semak rendah" (sama dengan "liar"), dan spesies terbesar adalah "bluberi semak tinggi". Daunnya berganti atau hijau sepanjang tahun, ovate hingga lanceolate, dan mulai 1–8 cm panjangnya dan lebar 0.5-3.5 cm. Bunganya berbentuk bel, putih, merah atau merah muda pucat, kadang-kadang kehijau-hijauan.

Baca juga: Khasiat Jahe Merah untuk Kesehatan, Bisa Naikkan Imunitas Tubuh Lawan Serangan Covid-19 

Kacang dan Biji

Kacang dan biji jadi jenis makanan lain yang dapat dikonsumsi penderita stroke. Bukan tanpa alasan, jenis makanan itu memiliki banyak vitamin E yang bisa mengurangi risiko penurunan kemampuan kognitif. Selain penderita stroke, orang tua juga sebaiknya meningkatkan asupan vitamin E.

Delima

Buah delima dan manfaatnya bagi kesehatan
Buah delima dan manfaatnya bagi kesehatan (kompas.com)

Buah delima dapat Anda manfaatkan untuk obat stroke.

Obat stroke herbal lainnya yang perlu Anda jadikan pilihan adalah delima. Sama seperti bahan alami yang lain, jenis buah itu kaya akan antioksidan yang memberikan proteksi lebih pada otak. Dengan begitu, kerusakan yang lebih parah dapat dicegah

Delima (Punica granatum) adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5–8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granada berdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.

Bentuk pohon perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, warnanya hijau.

Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter 5–12 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.

Berita lain terkait stroke

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Cari obat stroke? 6 Bahan alami ini bisa Anda coba", Klik untuk baca: 

Editor: Belladina Biananda

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved