Berita NTT
KONI NTT Target 10 Emas di PON Papua 2021
Ketua KONI NTT, menargetkan 10 medali emas di pekan olahraga Nasional ( PON) tahun 2021 di Papua, 2-15 Oktober 2021 mendatang
Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ketua KONI NTT, menargetkan 10 medali emas di pekan olahraga Nasional ( PON) tahun 2021 di Papua, 2-15 Oktober 2021 mendatang. Atlet di semua cabang olahraga akan dimainkan dalam acara empat tahunan ini.
Ketua KONI NTT, Andre W Koreh, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan KONI NTT sendiri mematok 10 medali emas dalam perhelatan olahraga antar provinsi ini. Dia menyebut, targetan itu untuk memperbaiki PON 2019 di Jawa Barat.
"Koni NTT menargetkan meraih 10 medali emas. Sekaligus ingin perbaiki prestasi perolehan medali pada PON 19/ 2016 Jawa Barat," katanya, Selasa 7 September 2021.
Andre menjelaskan, 10 medali emas itu diproyeksikan dari tiga cabang olahraga dengan rincian enam medali dari cabang olahraga Kempo, dua medali emas dari tinju dan dua medali emas dari silat.
Baca juga: Sejak Januari Gaji Staf KONI NTT Belum Dibayar
Walau begitu, Andre menegaskan potensi serupa juga dimiliki cabang lain seperti cricket, sepak bola, atletik dan wushu. NTT, kata Andre, mengirim 89 atlet terbaik NTT di 12 cabang olahraga.
"Masing-masing Kempo, tinju. Silat, sepak bola, cricket, tarung drajat, menembak, renang, atletik, muathay, wushu, tae kwondo," sebut Andre.
Semua cabang olahraga ini didampingi 44 official dengan latar berasal dari non kampus 41 orang dan sisanya dari kalangan akademisi.
Andre Koreh juga menerangkan, semua atlet NTT saat ini telah siap dan terus melakukan latihan dengan dampingan ketat dari pelatih atau official masing-masing.
Baca juga: PON XX Papua Resmi Ditunda, KONI NTT Sesuaikan Anggaran Dan Target
Terkait dengan anggaran dari pemprov, Andre mengaku dana telah disalurkan ke cabang olahraga. Namun anggaran yang direalisasi belum sepenuhnya diberikan sesuai penandatanganan.
"Dana katanya sudah di berikan langsung ke cabang olahraga. Itupun dengan nilai yang katanya juga belum sesuai dengan nilai yang ditandtangani oleh cabang olahraga," jelasnya.
Sedangkan untuk KONI sampai saat ini belum ada dana yang masuk. Dia berharap anggaran untuk KONI bisa disalurkan. Kalaupun belum, bisa diproses dan disalurkan.
Andre enggan mengomentari lebih jauh tentang anggaran. Dia menyebut, pihaknya telah bertemu dengan pemprov, terakhir KONI bertemu dengan pemprov pada Jumat pekan lalu membicarakan hal ini.
Dia juga meminta dukungan dari semua pihak demi nama baik NTT. Dukungan, lanjut Andre, tidak harus dalam dana, tetapi dukungan dengan doa juga akan memberi kekuatan bagi timn
"Intinya minta dukungan buat tim PON NTT yang ingin membawa nama baik NTT di PON Papua. Mungkin tidak bisa dukung dana, tapi tolong dukung doa saja. Dan doakan agar anak-anak tetap sehat dan kuat," tandasnya. (*)