Berita Kota Kupang
Menuju KBM Tatap Muka 900-an Siswa SMAK Giovanni Kupang Mengikuti Vaksinasi
SMAK Giovanni Kupang bekerja sama dengan oihak RST Wirasakti Kupang melakukan vaksinasi secara besar-besaran kepada 900 siswa
Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Untuk menuju Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka dan memberikan kenyamanan bagi siswa, SMAK Giovanni Kupang bekerja sama dengan oihak RST Wirasakti Kupang melakukan vaksinasi secara besar-besaran kepada 900 siswa, Senin 6/9/2021) dan Selasa (7/9/2021).
Pada hari pertama vaksinasi diberikan kepada 500 orang siswa dan hari berikutnya 400 siswa.
Vaksinasi massal ini, juga menindaklanjuti instruksi Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi agar dilakukan vaksinasi secara besar-besaran dan masif bagi pelajar.
Kapten CKM Kandidus Oni, Kepala Urusan Tata Usaha dan Urusan Dalam RST. Wirasakti Kupang mengatakan sebanyak 500 dari 900 siswa SMA Katolik Giovanni Kupang mendapatkan vaksin sinovac tahap 1.
Baca juga: Dua Siswa SMAK Giovanni Kupang Wakili NTT Keajang FLS2N Tingkat Nasional
"Untuk SMAK Giovanni Kupang, kita alokasikan 500 orang karena rencana kita hari ini 1000 orang, jadi 500, kita kasihkan ke masyarakat, itu mulai dari jam 07.00 WITA sampai 10.00 WITA sedangkan 500 lagi untuk SMA Katolik Giovanni Kupang dari jam 10.00 WITA sampai selesai. Nanti yang sisanya, kita siasati di waktu berikutnya," kata Kapten Oni.
Kapten Oni juga mengungkapkan bahwa setelah mendapatkan surat permintaan vaksinasi bagi siswa SMA Katolik Giovanni Kupang, dirinya langsung berkoordinasi dengan pimpinan RST. Wirasakti Kupang dan melakukan tindak lanjut untuk proses vaksinasinya.
"Kita mendapatkan surat dari Kepala SMA Katolik Giovanni Kupang, hari jumat kemarin untuk meminta bantuan vaksinasi. Saya selaku kepala Tata Usaha langsung merespon dan melaporkan kepada kepala rumah sakit untuk menindaklanjuti surat dari kepala sekolah tersebut. Respon dari pimpinan kami bagus dan mendukung permintaan vaksinasi. Jadi langsung saya berkomunikasi dengan kepala sekolah untuk teknis pelaksanaannya,"kata Kapten Oni.
Ditemui di sela -sela vaksinasi, Kepala SMA Katolik Giovanni Kupang, RD. Drs. Stefanus Mau, Pr mengungkapkan bahwa vaksinisasi ini sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Jokowi agar para pelajar divaksin secara besar-besaran dan masif.
Baca juga: SMAK Giovanni Kupang dan IW Learning Teken Komitmen Dorong Digital Preneur Sekolah
"Vaksinasi bagi siswa SMA Katolik Giovanni Kupang merupakan tindak lanjut atas instruksi dan seruan Presiden Jokowi. Di SMA Katolik Giovanni Kupang, kami merespon imbauan ini secara serius. Kami ingin turut membantu pemerintah, masyarakat, orang tua dan secara khusus para siswa agar mereka juga ada rasa nyaman dan punya pertahanan diri dari virus corona,"kata Romo Stef.
Lanjut Romo Stef, kegiatan vaksinasi yang melibatkan sekitar 900-an siswa kelas X, XI dan XI ini merupakan satu langkah yang sangat baik untuk proses tatap muka offline secara terbatas.
"Ini langkah yang sangat baik bagi SMA Katolik Giovanni Kupang. Jika semua siswa yang berjumlah sekitar 900-an orang sudah divaksin maka ada kesempatan untuk melakukan tatap muka offline secara terbatas, seandainya diizinkan oleh pemerintah dan pihak terkait, "kata Romo.Stef.
Romo Stef juga menyampaikan banyak terima kasih kepada Kepala dan Kaurtuud RST. Wirasakti Kupang yang sudah merespon dengan cepat surat permintaan vaksinasi bagi siswa SMA Katolik Giovanni Kupang.
Selain itu, beliau mengucapkan terima kasih juga bagi para guru dan pegawai, tim Satgas Covid SMA Katolik Giovanni Kupang yang sudah memperlancar proses vaksinasi ini. Secara khusus bagi para orang tua dan siswa SMA Katolik Giovanni Kupang.
Pantauan wartawan, sejak pukul 09.00 Wita, siswa SMA Katolik Giovanni Kupang mengenakan seragam putih abu-abu dengan atribut sekolah, mendatangi RST Wirasajti Kupang untuk mengikuti vaksin.
Mereka antusias membawa serta KTP bagi yang telah berumur 17.tahun dan Kartu Identitas Anak bagi yang belum berumur 17 tahun serta kartu keluarga.
Setiap siswa dibagikan nomor antrean sehingga tidak terjadi kerumunan atau desak-desakan.
Salah seorang siswi yang ditemui mengaku senang mengikuti vaksinasi Covid-19, supaya imunnya bagus dan bisa mengikuti KBM tatap muka.(gem)