Breaking News:

Berita Ngada

Satu Korban Hilang Banjir Bandang di Ngada Belum Ditemukan

Ambrosius juga mengatakan, BPBD Kabupaten Flores Timur juga melaporkan adanya banjir di wilayah tersebut.

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Petugas sedang mengevakuasi salah satu korban meninggal dunia banjir bandang. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Satu korban hilang di banjir bandang desa Inerie, Kecamatan Inerie Kabupaten Ngada NTT sampai saat ini belum ditemukan tim gabungan yang ada dilokasi kejadian.

Tim telah melakukan pencarian pasca banjir hingga hari ini, Minggu 5 September 2021.

Kepala BPBD provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S. Sos., M. M, mengatakan pencarian yang dilakukan sejak pagi hingga sore hari belum membuahkan hasil apapun. Tim melanjutkan pencarian esok hari.

"Hari ini melakukan pencarian korban hilang dengan dukungan tim SAR dari Sikka namun belum membuahkan hasil. Pencarian dihentikan karena sudah malam, akan dilanjutkan besok," katanya.

Satu orang korban hilang merupakan suami dari Maria Goreti Dhiu sudah ditemukan kemarin. Suaminya bernama
Mikael Jeko saat ini belum ditemukan.

Baca juga: Bupati Ngada Pantau Banjir Bandang di Kampung Malapedho

BPBD, kata dia juga telah melakukan penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dilokasi kejadian.

Bantuan ini berupa Beras 200 kg berjumlah10 karung, Makanan Tambahan Gizi 90 Paket, Makanan Siap Saji 90 Paket, Lauk Pauk 90 Paket, Masker Medis 2.000 pcs dan Lampu Air Garam 6 buah.

Sementara itu, terkait dengan pembangunan jalan alternatif penghubung wilayah setempat, saat ini telah selesai dibangun. Jembatan itu sudah bisa digunakan warga dan dilintasi kendaraan.

Selain bencana banjir bandang di kabupaten Ngada, Ambrosius juga mengatakan, BPBD Kabupaten Flores Timur juga melaporkan adanya banjir di wilayah tersebut.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved