Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Minggu 5 September 2021, Efata: Terbukalah
Istilah Efata atau terbukalah pertama-tama adalah suatu kata sifat yang menerangkan sesuatu atau seseorang dalam keadaan terbuka.
Renungan Harian Katolik Minggu 5 September 2021, Efata: Terbukalah (Mrk 7:31-37)
Oleh: RD. Eman Kiik Mau
POS-KUPANG.COM - Istilah Efata atau terbukalah pertama-tama adalah suatu kata sifat yang menerangkan sesuatu atau seseorang dalam keadaan terbuka.
Selain itu, istilah ini juga sebagai kata kerja, yakni atas perintah Tuhan Yesus, supaya orang yang kena kelumpuhan fungsi indra telinga dan lidahnya dapat kembali berfungsi normal hingga dapat mendengar dan berbicara seperti pada awal mula.
Yesus nampak dalam kapasitas sebagai Tuhan yang menyembuhkan dan orang sakit itu juga nampak bekerja dengan memberikan dirinya disembuhkan.
Selanjutnya ia membuka diri.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 2 September 2021, Duc in Altum: Bertolaklah ke Tempat yang Dalam
Kita dengar kisah ini di dalam Injil Markus hari ini.
Hakekat Tuhan dalam keadaan-Nya yang Ilahi ialah komunikasi. Sifat Tuhan adalah terbuka.
Di dalam keberadaaan Tritunggal suci suasananya ialah "Efata atau Terbukalah" sehingga Tuhan disebut pengasih, penuh rahmat, penuh cinta kasih.
Sifat terbuka sangat bergantung pada kemauan dan kemampuan untuk membuka diri. Sifat ini sejak awal mula dianugerahkan kepada manusia karena kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
Penyembuhan pada diri orang-orang cacat supaya kembali mendet, berbicara dan melihat itu memiliki arti yang amat dalam, yakni terbukalah pintu surga bagi orang-orang yang percaya dan menggantungkan hidupnya kepada Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 4 September 2021: Sikap Hati
Kita perlu menanggapi keterbukaan surga ini dengan keterbukaan hati dan pikiran kita. Banyak sekali kegiatan membuka yang kita lakukan seperti buka pintu, rumah, pertemuan, persahabatan dan seterusnya.
Tetapi yang paling tinggi ialah kalau surga itu terbuka dan diri kita dapat memiliki masa depan yang terang dan gemilang.
Kita memasuki Bulan Kitab Suci Nasional 2021 dengan tema, "Yesus Sahabat Seperjalanan Kita"
Tema ini dipilih untuk menyapa situasi konkret dan aktual dunia kita saat ini yang tengah dilanda pandemi Covid 19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rd-eman-kiik-mau_02.jpg)