Berita Manggarai Barat
Kabupaten Manggarai Barat Butuh Laboratorium PCR
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat ( Pemkab Mabar) mengupayakan agar Laboratorium PCR dibangun di Labuan Bajo
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO -Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat ( Pemkab Mabar) mengupayakan agar Laboratorium PCR dibangun di Labuan Bajo.
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr Yulianus Weng saat dihubungi per telepon, Sabtu 21 Agustus 2021, menjelaskan, pihaknya tengah membangun koordinasi dengan Kemenkes dan BNPB.
"Sejak bulan lalu kami sudah mengajukan permohonan untuk mendapatkan alat PCR baik ke Kemenkes dan BNPB," katanya.
Pihaknya pun tengah mempersiapkan RSUD Komodo Labuan Bajo sebagai lokasi Laboratorium PCR.
Baca juga: Dalam 3 Hari, 5 Pasien Positif Covid-19 di Manggarai Barat Meninggal Dunia
"Kami masih menunggu dan sementara menyiapkan tempatnya di RSUD Komodo Labuan Bajo. Walaupun sementara ini belum memenuhi syarat sama sekali, kami tunggu saja, tapi kami bangun komunikasi terus, semoga mereka bisa cepat realisasi," kata Weng.
Ia juga menjelaskan, terdapat satu fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19.
Faskes tersebut adalah Omsa Medik Marina yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta Kompleks Marina.
Biaya swab test PCR, lanjut dr Yulianus Weng, sesuai surat edaran dari pemerintah, yakni: Rp 525.000. Pelayanan akan dilakukan pada 22 Agustus 2021.
Baca juga: Update Covid-19 di Manggarai Barat : Jumlah Kasus Positif Bertambah
"Saya coba komunikasi dengan salah satu (faskes), klinik Omsa Medic Marina. Jadi, dia sudah bersedia ambil sampel dan kirim ke Denpasar. Karena tidak miliki alat, jadi karena pesawat ada hari Senin, jadi dia ambil besok, nanti Senin Kirim ke Denpasar," katanya.
"Diharapkan 2 hari atau paling lambat 1 hari sudah ada hasilnya dengan tarif yang sama yang ditetapkan kementerian," jelasnya.
Diakuinya, layanan swab tes PCR mandiri tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, sebab Pemda Manggarai Barat saat ini belum memiliki Laboratorium PCR.
"Sehingga orang mau keluar dapat lakukan rencana kalau mau jalan dan berita baiknya harga sama seperti kementerian," ujarnya.
Pihaknya pun telah memberikan rekomendasi agar faskes tersebut dapat melakukan pelayanan swab test PCR.
"Sehingga malam ini tim dari dinas kesehatan sudah visitasi klinik itu, memenuhi syarat dan lalu rekomendasi keluar. Saya minta dinas bergerak cepat, sehingga ada surat rekomendasi dari pemerintah," katanya. (ii)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pemkab-mabar-upayakan-laboratorium-pcr-di-labuan-bajo.jpg)