Berita Manggarai Timur

Bupati Manggarai Timur Letakan Batu Pertama Pembangunan Rest Area Watu Pajung

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH.,M.Hum meletakan batu pertama pembangunan rest area di kawasan obyek Wisata Watu Pajung

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Acara peletakan batu pertama pembangunan rest area watu pajung 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH.,M.Hum meletakan batu pertama pembangunan rest area di kawasan obyek Wisata Watu Pajung, Desa Nangga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis 19 Agustus 2021.

Hadir pada kegiatan tersebut perwakilan dari Kemendes, Frederico Tanggu Dendo selaku Koordinator Fasilitasi Pembangunan Sarpras dan Utilitas Kawasan Pemukiman  Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.  Selain itu hadir juga Pimpinan Cabang  Bank NTT Cabang Borong, dan beberapa perwakilan OPD terkait. 

Proyek pembangunan Rest Area Watu Pajung ini bersumber dari APBN.

Dalam Sambutannya, Perwakilan Kementerian Desa menyampaikan rencana dan harapan besar pemerintah pusat terhadap pembangunan rest area itu.

Baca juga: Tolak Jual Pertamax Karena Dianggap Mahal, PPI Sambi Rampas Segel SPBU Pota 2 Jam 

Pembangunan rest area ini adalah bentuk tanggung jawab  Pemerintah bagi Pengembangan Kawasan Pariwisata. Matim masuk dalam daerah kawasan Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas Labuan Bajo Flores.

Dalam rilis yang diberikan Kabag Prokopim Setda Manggarai Timur, Jefrin Haryanto, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu 22 Agustus 2021, Bupati Andreas Agas dalam sambutanya, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat karena merespon cepat usulan Pemkab Manggarai Timur, apalagi Manggarai Timur Sendiri sedang mengembangkan sejumlah desa wisata.

Menurut Bupati Agas, bantuan pembangunan rest area di obyek wisata Watu Pajung ini merupakan keuntungan yang lebih untuk masyarakat bersama pemerintah daerah Manggarai Timur dari pada apa yang diharapakan.

"Ini namanya pucuk dicinta ulam tiba. Pada saat Pemerintah Manggarai Timur  mengembangkan desa wisata, pada saat yang sama ternyata Kemendes meresponnya dengan bantuan pembiayaan. Prinsipnya semua jenis pembangunan pasti akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat,"ungkap Bupati Agas.

Baca juga: TNI Koramil Elar Bantu Evakuasi Barang-Barang Warga Yang Terendam Banjir di Sambi Rampas

Bupati Agas mengharapkan, agar masyarakat setempat jangan hanya jadi penonton, tetapi masyarakat sendiri harus memanfaatkan hasil pembangunan ini dengan mencari peluang-peluang baru.

"Saya minta masyarakat di sekitar Watu Pajung ini, jangan pasif. Harus aktif menangkap setiap peluang ini. Tanah yang sudah diserahkan kepada Pemerintah pasti akan digunakan untuk kepentingan Masyarakat, bukan kepentingan Pemerintah. Jadi ini bukan untuk Andreas Agas, untuk Masyarakat disini. Jadi harus dijaga dengan baik,"pesan mantan Wakil Bupati 2 Periode ini.

Sementara itu Tokoh Masyarakat yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur,  Ustman Jemain, memyambut baik pembangunan rest area itu.

Ustman berjanji untuk bersama masyarakat mengkawal pembangunan rest area ini agar sesuai target. 

"Kami masyarakat Watu Pajung sangat bersyukur karena tempat ini dipilih sebagai rest area. Artinya ada peluang ekonomi baru. Terima Kasih Bapa Bupati Manggarai Timur, karena kami merasakan betul peran Pemerintah di Wilayah utara ini. Dalam keterbatasan anggaran karena Covid, alhamdulilah, kami masih diperhatikan,"ungkap Politisi PKS ini. (*)

Berita Manggarai Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved