Berita Kabupaten Kupang

Kades Oesena di Kabupaten Kupang Menemui Bupati Kupang Terkait Hal ini

memuat beberapa Desa yang perlu direlokasi yakni,Desa Pukdale relokasi di Desa Manusak Kecamatan Kupang Timur seluas 2 ha

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Desa Oesena, Dionysius P Binsasi 

Kades Oesena di Kabupaten Kupang Menemui Bupati Kupang Terkait Hal ini

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Setelah mendapatkan informasi saat kunjungan wakil Bupati Kupang bahwa korban seroja akibat patahan tanah di Desa Oesena Batal direlokasi, kades dan tokoh masyarakat menemui Bupati Kupang.

Kepala Desa Oesena Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang Provinsi NTT,Nelson Boymau bersama beberapa tokoh masyarakat menemui Bupati Kupang Korinus Masneno di rumah jabatan Bupati Kupang di Oelamasi,Sabtu 14 Agustus 2021.

Dihadapan Bupati Kupang,Kepala Desa Oesena mengaku masyarakat desa sudah mendapatkan sosialisasi soal pembangunan rumah relokasi warga dari pihak Kementerian Perumahan,Balai Perumahan Provinsi NTT dan pihak pelaksana kegiatan PT Waskita Karya yang berlangsung di Kantor Desa Oesena tanggal 18 Juni 2021.

Dijelaskan kades bahwa sosialisasi saat itu membicarakan tentang pembangunan rumah relokasi dampak badai seroja pada bulan April yang mana pihak Kementerian perumahan menjelaskan bahwa akan dimulai pembersihan lokasi relokasi pada awal bulan Juli 2021.

Bahkan diakuinya juga, pihak kementerian perumahan dan balai perumahan provinsi menyampaikan kepada mereka bahwa bukan saja rumah yang dibangun, tetapi juga dibangun fasilitas umum seperti sekolah,Gereja,puskesmas dan juga lapangan bola.

Baca juga: Seorang IRT di Oenuntono Kabupaten Kupang Ditemukan Gantung Diri di dalam Kamar

"Pertemuan di desa itu pada tanggal 18 juni 2021 bersama Ditjen Perumahan Khusus Kementerian Perumahan,Balai Perumahan Provinsi NTT serta pihak pelaksana PT. Waskita Karya. Sosialisasi waktu itu mereka menjelaskan bahwa awal bulan Juli akan dimulai pembersihan lahan untuk segera dibangun oleh Waskita Karya," beber Kades.

Malah dirinya mengaku ada rekaman sosialisasi dari pihak kementerian Perumahan rakyat,Balai Perumahan Provinsi NTT dan Waskita Karya di Kantor Desa Oesena. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan Kabupaten Kupang Teldi Sanam yang ikut hadir menjelaskan  terkait relokasi, Desa Oesena merupakan lokasi pertama yang ditinjau langsung oleh pihak kementerian perumahan.

"Justru Oesena lahan relokasi yang sudah disiapkan duluan ketimbang desa lain" kata Sanam. 

Bahkan SK Bupati Kupang tentang penetapan nama-nama kepala keluarga yang direlokasi dampak bencana banjir dan angin topan diwilayah Kabupaten Kupang  sudah diterbitkan tertanggal 29 Mei 2021. 

Dimana didalamnya memuat beberapa Desa yang perlu direlokasi yakni,Desa Pukdale relokasi di Desa Manusak Kecamatan Kupang Timur seluas 2 ha.

Desa Oesena relokasi di kawasan hutan produksi terbatas 4,8 ha, di Kelurahan Nonbes, Desa Tunbaun relokasi di Desa Oelnasi,13,5 ha.

Desa Saukibe relokasi di Desa Poto seluas 5 ha, Amfoang barat laut dan Desa Bokong direlokasi di Taebenu seluas 1 ha, Desa Merbaun direlokasi dilahan 2 ha. 

Justru Surat Keputusan Bupati Kupang yang diterbitkan by name by address dan sudah dikirim ke kementerian perumahan rakyat baik melalui soft copy secara online maupun hard copy yang sudah langsung diserahkan ke Balai Perumahan NTT.

Mendapat Laporan Kades dan penjelasan Sekretaris Dinas Perumahan kabupaten Kupang,Bupati Kupang Korinus Masneno memerintahkan untuk segera bersurat langsung ke kementerian Perumahan Rakyat dan membuat kronologi untuk dilaporkan ke Kementerian.

"Kalau bulan Mei kita sudah inventarisasi dan SK Bupati by name by address,terus apanya yang terlambat. SK ini kan sama-sama untuk semua lokasi. Malah lokasi yang ditinjau pertama Ditjen Perumahan khusus untuk Kabupaten Kupang yakni Desa Oesena dan Tunbaun.Kalau bilang kita terlambat administrasi, itu pernyataan yang salah. Ini kan satu SK yang ditetapkan sama-sama," tegas Masneno.(*).

Berita Kabupaten Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved