Berita Malaka
PPKM Berlaku, Guru dan Kepsek di Malaka Wajib Masuk Kerja
tenaga pengajar masih dalam proses menyiapkan materi supaya apa yang disampaikan kepada siswa bisa terwujud
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
PPKM Berlaku, Guru dan Kepsek di Malaka Wajib Masuk Kerja
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong
POS-KUPANG.COM, BETUN--Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Malaka, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan alias sekolah tidak libur.
Para guru dan Kepala Sekolah (kepsek) dan tenaga kependidikan tetap masuk kerja seperti biasa sesuai kalender kerja. KBM tatap muka di sekolah belum bisa dilaksanakan tetapi kegiatan melalui sistem online dan kunjungan ke kelompok belajar siswa tetap berlanjut.
Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malaka, Yohanes Klau ,S.IP, MM, kepada Wartawan di Betun, Senin 9 Agustus 2021.
Dikatakan Yohanes, saat ini telah diberlakukannya PPKM secara masif untuk semua daerah. Khusus untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tidak ada yang namanya libur. Kepala Sekolah dan para gurutetap masuk kerja seperti biasa sesuai kalender kerja.
Baca juga: Kapolres Malaka Ingatkan Warga, Masker Kesehatan Hanya Dipakai 4 Jam saja
Lebih lanjut dikatakan Yohanes, selama masa tersebut, kegiatan belajar mengajar wajib digelar secara daring atau secara online juga sistem Zonasi.
Walaupun diakuinya selama KBM daring ini pihaknya tidak bisa memberikan harapan banyak Karena terkait ketersediaan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK), misalnya pembelajaran inovatif berbasis e-learning sehingga kualitas pembelajaran akan meningkat.
"Di Kabupaten Malaka kebanyakan siswa tidak memiliki fasilitas TIK makanya kita menggunakan poin kedua yaitu Zonasi. Saya sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah - sekolah dan saya mendapati tenaga pengajar masih dalam proses menyiapkan materi supaya apa yang disampaikan kepada siswa bisa terwujud," jelas Anis-demikian Ia disapa.
Menurutnya, beberapa sekolah masih ada yang melakukan KBM tatap muka namun dibatasi dari jumlah siswa yang ada dan yang lain belajar secara daring melalui group WhatsApp.(*)