Rabu, 29 April 2026

TP PKK Malaka Berbagi Ilmu buat Kader PKK Kecamatan dan Desa

TP PKK Kabupaten Malaka mendorong para kader PKK kecamatan dan desa untuk kreatif mengelola sumber daya

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Ketua TP PKK Malaka, drg.Maria Martina Nahak saat membuka pelatihan di rumah jabatan Bupati Malaka di Desa Weleun, Senin 2 Agustus 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP PKK) Kabupaten Malaka mendorong para kader PKK kecamatan dan desa untuk kreatif mengelola sumber daya yang ada di daerah ini untuk menopang ekonomi rumah tangga.

Langkah awal yang sudah dilakukan adalah memberikan pelatihan pembuatan abon ikan tuna termasuk aneka kerajinan tangan.

Ketua TP PKK Malaka, drg.Maria Martina Nahak dalam arahannya saat pelatihan di rumah jabatan Bupati Malaka di Desa Weleun, Senin 2 Agustus 2021 mengatakan, ditengah pandemi covid-19 ini tentu kondisi ekonomi keluarga terkena dampak.

Terhadap hal ini, kata Maria, TP PKK Malaka memiliki tanggung jawab moril untuk mencari terobosan agar "dapur rumah" bisa tetap menyala.

Baca juga: Jajaran Puskesmas Tunabesi Kabupaten Malaka Rutin Sosialisasi Pola Hidup Sehat Cegah Covid-19

TP PKK ingin membangkitkan semangat dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari para kader PKK, melalui pelatihan-pelatihan.

Langkah yang dilakukan, lanjut Maria, TP PKK Malaka memberikan pelatihan pembuatan abon ikan tuna juga pelatihan pembuatan aneka kerajinan tangan oleh tutor (sebagai pengajar) TP PKK dalam mengolah hasil pangan lokal di tingkat Kecamatan dan Desa.

Maria menuturkan, kegiatan pelatihan pembuatan abon ikan dan pelatihan aneka kerajinan tangan tersebut digelar dengan tujuan membangkitkan kesadaran masyarakat Malaka serta SDM para kader TP PKK dalam mengelola hasil pangan lokal.

"Dengan pelatihan tersebut antara lain, untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para tutor (sebagai pengajar) TP PKK dalam mengolah hasil pangan lokal di tingkat Kecamatan dan Desa," katanya.

Baca juga: Berpotensi Menyebarkan Covid-19, Polres Kabupaten Malaka Bubarkan Antrean Warga di SPBU

Untuk pelatihan perdana, dipandu narasumber yang sudah berkompeten dalam melakukan proses pengolahan abon ikan dari ikan tuna.

Untuk pembuatan abon ikan, dilakukan demo teknik pembuatan abon ikan pari ikan tuna, yang diikuti oleh para kader TP-PKK yang nantinya akan menjadi tutor di Kecamatan dan Desa.

"Ikan tuna diketahui kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan saraf otak bayi. Dengan mencukupi asupan ini, si Kecil akan tumbuh menjadi anak cerdas yang memiliki tingkat konsentrasi dan daya ingat tinggi," jelasnya.

Dirinya menegaskan bahwa kegiatan inipun dapat meningkatkan ekonomi masyarakat atau guna memenuhi penambahan hasil oleh para ibu rumah tangga.

"Abon ikan cukup bermanfaat untuk anak-anak dan bayi, bisa dicampur bubur atau digunakan sebagai daging untuk telur dadar. hal ini merupakan cara untuk melakukan pencegahan angka stunting dan pencegahan gizi buruk untuk, anak-anak Malaka," tegas Maria.

Ketua TP PKK Malaka berharap masyarakat nelayan atau pesisir jangan hanya mengkonsumsi ikan dengan cara biasa diantaranya bakar, goreng, juga kuah asam.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved