Berita Kota Kupang

Bukan Tiga, Tujuh Warga di Kota Kupang Terpapar Varian Virus Delta

pemerintah Kota Kupang untuk sementara ini belum ada petunjuk lebih lanjut mengenai penanganan virus ini

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man.  

Tiurmasari kepada awak media, Jumat 23 Juli 2021 mengatakan hasil pemeriksaan pada bulan April diketahui satu pasien meninggal dunia dan dua pasien lainnya dinyatakan sehat. Pasien meninggal, kata Tiurmasari, merupakan warga Kota Kupang dengan umur 70 tahun.

Meski tidak merincikan secara detail pasien meninggal tersebut, dia mengaku dua pasien lainnya telah dipulangkan Dinas Kesehatan Kota Kupang.

"Yang dua sehat, itu dari April kok. Intinya bulan April jadi sudah selesai," katanya.

Dikatakannya, pasien tersebut telah dinyatakan sembuh dan selesai, sebab kejadian terjadi sejak bulan April. Saat ini pihaknya juga terus melakukan tracking kepada keluraga dan kerabat pasien dan sampelnya dikirim ke laboratorium di Jakarta.

Baca juga: DPRD Kota Kupang Dorong Pemkot Update Informasi Varian Virus Delta

Dua pasien lainnya diketahui berumur 12 dan 31 tahun, menurutnya telah sembuh. Semua pasien merupakan pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah Kota Kupang.

Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Retnowati menyebut, penyebaran kasus Covid-19 telah menyebar di beberapa kelompok dan tidak hanya di kelompok atau kluster pasar dan publik lainnya saja.

Retno mengatakan, pihaknya telah mengirim sampel hasil trackingan bagi warga yang terpapar varian delta melalui pemprov NTT.

"Kita sudah kirim, jadi tunggu aja rilis dari provinsi kasus delta," ujarnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Kupang Terus Bertambah, Tembus 10.000

Dia menambahkan, pemeriksaan sampel untuk mendeteksi varian delta belum bisa dilakukan di NTT sehingga harus dikirim ke luar NTT.

Terpisah, Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man menyebut varian delta yang masuk ke Kota Kupang, pada intinya harus tetap menjaga dan menerapkan protokol Kesehatan.

"Mau varian delta atau apa intinya tetap protokol kesehatan," tegasnya.

Herman mengungkapkan pemerintah Kota Kupang untuk sementara ini belum ada petunjuk lebih lanjut mengenai penanganan virus ini. Pemkot, kata Herman, telah menyiapkan obat-obatan anti virus untuk penanganan dini.

"Untuk kesiapan fasilitas kesehatan kita aman, rumah sakit kita kan masih 70 persen," tandasnya. (*) 

Berita Kota Kupang terkini

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved