Breaking News:

Berita Sumba Barat Berteman

Cegah Penularan Covid, Tim Satgas Covid-19 Sumba Barat Datangi Pemilik Toko, Kios Dan Warung Makan

Cegah Penularan Virus Corona, Tim Satgas Covid-19 Sumba Barat Datangi Pemilik Toko, Kios Dan Warung Makan Sosialisasikan Pemberlakuan PPKM Darurat

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Istimewa
Foto tim satgas Covid-19 Sumba Barat melakukan sosialisasi pemberlakuan PPKM darurat di Kota Waikkabubak, Sumba Barat, Kamis 23 Juli 2021 malam. 

Cegah Penularan Virus Corona, Tim Satgas Covid-19 Sumba Barat Datangi Pemilik Toko, Kios Dan Warung Makan Sosialisasikan Pemberlakuan PPKM Darurat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK--Pemerintah Kabupaten Sumba Barat secara resmi telah menerapkan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat melalui surat edaran Bupati Sumba Barat nomor Satgas.266/53.12/07/2021 tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka mengendalikan dan meminimalkan penularan Covid - 19 di Kabupaten Sumba Barat.

Menindaklanjuti surat edaran bupati tersebut maka tim satgas covid-19 Sumba Barat terus melakukan operasi penertiban sekaligus mensosialisasikan pemberlakuan PPKM tersebut dengan mendatangi para pemilik toko, kios dan warung makan serta hotel yang beroperasi di Kota Waikabubak, Sumba Barat sebagaimana berlangsung, Kamis 23 Juli 2021 malam.

Demikian disampaikan juru bicara tim satgas covid-19 Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga di Waikabubak, Sumba Barat, Sabtu 24 Juli 2021.

Kepada para pengusaha dan masyarakat Sumba Barat, tim satgas covid-19 Sumba Barat  mengingatkan agar masyarakat selalu taat melaksanakan   5 M  yakni mencuci tangan memakai sabun pada air mengalir, selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Selanjutnya, tim satgas covid-19 Sumba Barat menyampaikan kepada  masyarakat bahwa perkembangan penularan virus corona tingkat Kabupaten Sumba Barat terus meningkat setiap hari. Karena itu, demi mencegah bertambah meluasnya penularan virus corona maka Bupati Kabupaten  Sumba Barat telah mengeluarkan surat edaran bupati Sumba Barat nomor
Satgas.266/53.12/07/2021 tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka mengendalikan dan meminimalkan penularan Covid - 19 di Kabupaten Sumba Barat.

Dengan pemberlakuan PPKM ini maka aktifitas masyarakat dibatasi demi mencegah  meningkatnya penularan virus corona. Berikut ketentuan PPKM yang harus ditaati masyarakat Sumba Barat yakni
Kegiatan hotel atau penginapan diatur huniannya secara terbatas dengan pengawasan yang ketat, restoran dan sejenisnya dalam pelayanan makan dan minum di tempat hanya  sebesar 25% dan untuk layanan makanan melalui pesan - antar atau dibawa pulang tetap diijinkan sesuai dengan jam operasional restoran dan sejenisnya.

Selanjutnya jam operasional  toko dan  toko modern sampai  pukul 20.00 wita. Sedangkan pasar tradisional  beroperasi mulai pukul 05.00 wita-pukul 14.00 wita.

Ia menambahkan sosialisasi serupa juga dilakukan oleh para camat, lurah dan kepala desa di wilayah masing-masing agar masyarakat mengerti, memahami dan melaksanakannya. (Pet)

Foto tim satgas Covid-19 Sumba Barat melakukan sosialisasi pemberlakuan PPKM darurat di Kota Waikkabubak, Sumba Barat, Kamis 23 Juli 2021 malam. 

Foto tim satgas Covid-19 Sumba Barat melakukan sosialisasi pemberlakuan PPKM darurat di Kota Waikkabubak, Sumba Barat, Kamis 23 Juli 2021 malam.
Foto tim satgas Covid-19 Sumba Barat melakukan sosialisasi pemberlakuan PPKM darurat di Kota Waikkabubak, Sumba Barat, Kamis 23 Juli 2021 malam. (Istimewa)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved