Breaking News:

Berita TTS

Pemda TTS Didorong Sediakan Fasilitas Rapid Antigen Gratis di Dukcapil, Ini Alasannya

Tadi saya urus di salah satu klinik di Kota Soe bayar 150 ribu. Saya berharap Pemda TTS bisa menyediakan fasilitas Rapid Antigen

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
PK/Dion Kota
Anggota DPRD Kabupaten TTS, Uksam Selan 

Pemda TTS Didorong Sediakan Fasilitas Rapid Antigen Gratis di Dukcapil, Ini Alasannya

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Pemda TTS melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinas Dukcapil) mengeluarkan aturan terbaru terkait pembuatan e-KTP.

Dimana masyarakat yang hendak membuat e-KTP wajib menunjukkan surat vaksinasi Covid 19 atau surat hasil Rapid Antigen. 

Padahal, jumlah masyarakat Kabupaten TTS yang sudah menerima vaksin Covid-19 baru mencapai 30.000 jiwa dari total jumlah penduduk berkisar 400 ribu lebih. 

Untuk melakukan Rapid Antigen, masyarakat harus merogoh kocek senilai 150 ribu. Hal ini dinilai memberatkan masyarakat.

Baca juga: PPKM Mikro Bagi Pelaku Usaha di Kabupaten TTS - NTT Diperpanjang Hingga 22 Juli Mendatang

Oleh sebab itu, Ketua Komisi 1 DPRD kabupaten TTS, Uksam Selan mendorong pemda TTS untuk menyediakan fasilitas Rapid Antigen Gratis untuk masyarakat yang hendak mengurus e-KTP.

Hal ini dimaksudkan untuk meringankan beban biaya masyarakat.

"150 ribu ini besar untuk masyarakat kita yang ada di desa-desa. Mereka sudah mengeluarkan uang untuk ongkos pulang pergi, sekarang dibebani lagi dengan biaya Rapid Antigen. Kita dorong Pemda TTS untuk menyediakan fasilitas Rapid Antigen Gratis di Dukcapil untuk membantu masyarakat," ungkap Uksam.

Jefry Kollo (20), warga Desa Usapimnasi, Kecamatan Polen yang ditemui POS-KUPANG.COM, Jumat 23 Juli di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten TTS berharap Pemda TTS bisa membantu masyarakat dengan menyediakan Rapid Antigen Gratis.

Ia mengaku, untuk melakukan Rapid Antigen dirinya harus mengeluarkan biaya 150 ribu. 

Baca juga: Pelaksanaan Sholat Idul Adha Dipusatkan di Lapangan Puspenmas Soe TTS

"Ini ada mau urus e-KTP, tapi diminta harus bawa surat Rapid Antigen. Tadi saya urus di salah satu klinik di Kota Soe bayar 150 ribu. Saya berharap Pemda TTS bisa menyediakan fasilitas Rapid Antigen Gratis sehingga bisa membantu masyarakat dalam mengurus dokumen e-KTP," pintanya.

 Ance Fobia Kepala Dusun 1, Desa Usapimnasi juga mengutarakan harapan yang sama. Dirinya berharap Pemda TTS bisa membantu masyarakat dengan menyediakan fasilitas Rapid Antigen Gratis.

Pasalnya nilai uang 150 ribu dinilai cukup besar untuk masyarakat yang ada di desa-desa.

" Kita berharap Pemda bisa bantu masyarakat kecil dengan menyediakan fasilitas Rapid Antigen Gratis sehingga masyarakat tidak bayar lagi ketika mengurus Rapid Antigen," harapnya. (*)

Berita TTS terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved