Breaking News:

Berita Manggarai

Serahkan Sapi Kurban Idul Adha, Sekda Matim :Tokoh Agama Tingkatkan Kesadaran Bersama Cegah Covid

tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Sekda Manggarai sedang menyerahkan hewan kurban. 

Serahkan Sapi Kurban Idul Adha, Sekda Matim :Tokoh Agama Tingkatkan Kesadaran Bersama Cegah Covid

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo 

POS-KUPANG.COM, RUTENG---Dalam rangka hari Idul Adha 1442 hijriah bagi umat muslim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai menyerahkan bantuan hewan kurban kepada umat muslim se-Kabupaten Manggarai. 

Sekertaris Daerah (Sekda) Manggarai Drs Jahang Fansi Aldus, secara simbolis juga menyerahkan 1 ekor sapi kurban kepada Imam Masjid Nurul Huda Reo, Ahmad Usman.

Penyerahan hewan kurban itu berlangsung di pelataran Masjid, Kecamatan Reok, Selasa 20 Juli 2020 kemarin.

Dalam rilis yang diberikan Kabag Prokopim Setda Manggarai, Lody Moa, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 21 Juli 2021, dalam sambutannya, Sekda Fansi mengatakan, dalam situasi pandemi ini, perayaan Idul Adha menjadi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Polisi Lidik Dugaan Penyerobotan Lahan di Desa Golo Bilas Kabupaten Mabar 

Perayaan kurban yang biasanya diikuti oleh banyak masyarakat, harus dilakukan secara terbatas untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tahun ini kita merayakan hari raya dalam situasi yang lain dari sebelumnya,"ungkapnya. 

Karena itu, Sekda Fansi, meminta dukungan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Kita berdoa bersama semoga situasi ini kembali normal dan kita menjalani hidup seperti biasa lagi,"ajak Sekda Fansi.

Baca juga: Satu Pasien Covid-19 Dengan Batuk Menahun Meninggal Dunia di Manggarai Timur

Lanjut Sekda Fansi Sementara itu, terkait instruksi terbaru Bupati Manggarai, Sekda Fansi menegaskan kembali poin pelarangan acara yang dapat menimbulkan kerumunan. 

"Pada kesempatan ini saya informasikan bahwa Bupati Manggarai sudah mengeluarkan instruksi menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Manggarai untuk tidak lagi menyelenggarakan acara-acara. Seluruh kegiatan, mulai dari acara nikah, acara adat, dan acara lainnya yang menimbulkan kerumunan akan dilarang mulai tanggal 21 Juli sampai 1 Agustus 2021, hal ini bertujuan untuk menekan laju penularan Covid-19,"kata Sekda Fansi.

Imam Masjid Nurul Huda Reo, Ahmad Usman, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh masyarakat Manggarai yang turut bersama ambil bagian dalam sukacita Hari Raya Idul Adha. (*)

Berita Manggarai terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved