Breaking News:

Berita TTU

Ini Jumlah Hewan Kurban di Masjid Jami Al-Muhajirin Kefamenanu TTU

pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah digelar dengan mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang disampaikan pemerintah daerah

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Jemaah Muslim Masjid Jami Al-Muhajirin Kefamenanu saat melakukan penyembelihan hewan kurban, Selasa, 20 Juli  2021. 

Ini Jumlah Hewan Kurban di Masjid Jami Al-Muhajirin Kefamenanu TTU

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU--Para Jemaah Masjid Jami Al-Muhajirin Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT, akan menyembelih 18 ekor Sapi dan 62 ekor kambing dalam Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Hal ini disampaikan Imam Masjid Jami Al-Muhajirin, Muhammad Ismail Jazuli kepada POS-KUPANG.COM, Selasa, 20 Juli 2021.

Semua hewan Kurban tersebut, lanjutnya, akan dibagikan kepada 1700 kepala keluarga yang terkategori fakir miskin dan orang yang tidak mampu yang terdampak Pandemi Covid-19.

"Nanti kita antar ke rumah-rumah, bukan ambil di tempat ini. Tapi yang kita prioritaskan adalah fakir miskin sama yang kena dampak Covid-19," ucap Muhammad Ismail.

Baca juga: Askab PSSI Belu, TTU dan TTS Daftarkan Fary Francis

Ia menegaskan bahwa, pelaksanaan hari raya Idul Adha 1442 Hijriah digelar dengan mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang disampaikan pemerintah daerah.

Bantuan hewan kurban diberikan kepada fakir miskin dan anak-anak terlantas melalui Masjid Jami Al-Muhajirin juga, ungkap Muhammad Ismail,  diterima dari DPR RI, pihak Polres TTU, dan Pemda TTU.

Muhammad Ismail meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTU dan Indonesia pada umumnya agar selalu mengucap syukur dan berdoa kepada Yang Mahakuasa.

"Pada masa pendemi ini kita harus mawas diri, intropeksi diri, mungkin selama ini kita banyak dosa dan banyak kekurangan. Karena virus yang kita perangi selama ini bukan hanya Corona saja, tetapi ada virus ketidakpercayaan, ada virus mental yang menjelekan pemerintah dan masyarakat, ada virus hoax dan virus korupsi keuangan," bebernya.

Ia mengaku bersyukur karena perayaan Idul Adha 1442 Hijriah berjalan dengan baik meskipun di tengah pandemi Covid-19. (*)

Berita TTU terkini
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved