Breaking News:

Inggris Kirim Kapal Perang Masuk Medan Konflik Laut China Selatan Selatan , Tolak Klaim China di LCS

Belum cukup kehebohan di Laut Hitam saat kapal perang Inggris , HMS Defender dituduh memasuki wilayah Kriema yang dibawa kendali Rusia hingga nyaris b

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
via Grid.Intisari
HMS Queen Elizabeth bersama grup tempur ke Laut China Selatan dan Indo Pasifik 

POS KUPANG.COM - Belum cukup kehebohan di Laut Hitam saat kapal perang Inggris , HMS Defender dituduh memasuki wilayah Kriema yang dibawa kendali Rusia hingga nyaris baku hantam dengan pesawat tempur Rusia

Kini, Inggris mengirimkan kelompok tempur Angkatan Laut Kerajaan Inggris ke Laut China Selatan dan Indo-Pasifik

Kedatangan kapal-kapal perang Inggris seakan mengibarkan bendera perang saat memasuki daerah rawan yang berpotensi tinggi untuk konflik yaitu Laut China Selatan

Dikutip dari cityam.com ekspedisi ke laut Cina Selatan oleh Carrier Strike Group (CSG) Angkatan Laut Kerajaan adalah pertunjukan kekuatan maritim Inggris terbesar dalam satu generasi.

Baca juga: Lawan China, Telstra Ingin Beli Perusahaan Telekomunikasi Terbesar di Pasifik

Kelompok yang dipimpin oleh HMS Queen Elizabeth itu lengkap dengan jet tempur, dua kapal perusak, dua kapal fregat, dua kapal pengisian ulang dan satu kapal selam serangan nuklir.

Mereka didukung oleh HNLMS Evertsen dari Angkatan Laut Belanda dan F35B Lightning II dari Korps Marinir AS.

Kelompok kapal perang, melintasi seluruh dunia, menjadi berita utama bulan lalu di Suriah, di mana mereka menyerang ISIS.

Commodore Moorhouse, komandan CSG, mengatakan tentang serangan itu: “sekarang kami siap untuk memberikan pukulan keras kekuatan udara berbasis maritim melawan musuh bersama.”

Setelah memisahkan diri dari CSG untuk tur Laut Hitam, HMS Defender menarik kemarahan Kremlin saat melewati Krimea yang diduduki Rusia.

Baca juga: Cara Tak Biasa Ratu Elizabeth Potong Kue Pakai Pedang Undang Reaksi Kate Middleton dan Orang Sekitar

Misi HMS Defender adalah teguran penting terhadap klaim tidak sah Rusia atas wilayah dan perairan Ukraina.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved