Breaking News:

Jelang 17 Agustus, Ingat Gloria Natapradja?,Anggota Paskibraka yang Ditolak Kibarkan Bendera Pusaka

Tentu kita juga masih ingat dengan sosok Gloria Natapradja Hamel . Ia merupakan anggota Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibraka Nasional 2016 .

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
Instagram
Gloria Natapradja Hamel saat bersama Presiden Joko Widododo di Istana Negara 

POS KUPANG.COM -- Masyarakat Indonesia kini sedang bersiap menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Semua warga di pelosok negeri tentu sudah menyiapkan bendera merah putih untuk dikibarkan di halaman rumah

Tentu kita juga masih ingat dengan sosok Gloria Natapradja Hamel . Ia merupakan anggota Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibraka Nasional 2016 .

Namun setelah sebulan menjalani latihan yang sangat berat , wanita blasteran ini tak diijinkan mengiarkan Benedera Pusaka di Istana Negara

Kabar penolakan ini pun heboh hingga menimbulkan pro kontra mengenai nasib wanita berdarah Perancis ini

Gloria Hamel , anggota Paskibraka Nasional 2016 kini suka traveling
Gloria Hamel , anggota Paskibraka Nasional 2016 kini suka traveling (Instagram)

Baca juga: Dua Siswa Calon Paskibraka Asal Kota Kupang Lulus ke Tingkat Nasional

Ia ditolak lantaran dianggap sebagai WNA dan tak punya hak untuk ikut dalam Paskibraka

Gloria pun kecea dan menangis lantaran kesempatan emas yang menjadi impiannya yang sudah di depan mata tiba-tiba saja hilang

Anggota Paskibraka asal Depok, Gloria Natapradja Hamel (kanan) menyanyikan yel-yel bersama anggota Paskibraka Tim Arjuna yang selesai bertugas mengibarkan bendera, di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2016). Walaupun tidak turut bertugas mengibarkan bendera karena tersandung masalah status kewarganegaraan ia diperbolehkan menyaksikan dan menunggu rekan-rekannya selesai bertugas.
Anggota Paskibraka asal Depok, Gloria Natapradja Hamel (kanan) menyanyikan yel-yel bersama anggota Paskibraka Tim Arjuna yang selesai bertugas mengibarkan bendera, di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2016). Walaupun tidak turut bertugas mengibarkan bendera karena tersandung masalah status kewarganegaraan ia diperbolehkan menyaksikan dan menunggu rekan-rekannya selesai bertugas. ((Warta Kota/Alex Suban))

Berbagai protes pun datang dari bergaia daerah yang memaksa pemerintah menginginkan Gloria mengibarkan bendera Pusaka di istana negara

Negara dianggap menghilangkan mimpi besar seorang anak yang ingin membuat bangga bangsa ini

Dia Persiden Joko Widodo pun akhirnya turun tangan hingga memberikan ijin kepadal Gloria untukikut dalam Paskibraka dalam upacara penurunan bendera Pusaka

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved