Breaking News:

Pemprov NTT Kembali Berlakukan Tax Amnesty 

selama ini kalau masyarakat atau wajib pajak terlambat membayar pajak maka akan dikenakan pembayaran denda dan bunga

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Dr. Drs Zeth Sony Libing, M.Si. 

Pemprov NTT Kembali Berlakukan Tax Amnesty 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) kembali memberi tax amnesty (pengampunan pajak) bagi masyarakat terkait dengan pajak dan denda keterlambatan atas pelunasan pajak kendaraan bermotor

Kebijakan pengampunan pajak itu telah dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 28 tahun 2021.

Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Dr. Zeth Sony Libing mengatakan pelaksanaan program tax amnesty atau pengampunan pajak itu berlaku sejak 15 Juli 2021 hingga 30 September 2020. 

"Gubernur mengeluarkan kebijakan tax amnesty, yaitu memberikan pembebasan dan juga keringanan pajak kendaraan bermotor bagi wajib pajak," ujar Dr. Zeth Sony Libing kepada wartawan, Selasa 13 Juli 2021.

Baca juga: Begini Alasannya, Dispendukcapil Kota Kupang Tidak Bisa Layani Pembuatan E-KTP

Dr. Zeth Sony Libing menjelaskan, kebijakan tax amnesty itu dibuat selain untuk membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi selama masa pandemi Covid-19, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan pemerintah dari pajak. 

Poin teks amnesti, kata Dr. Zeth Sony Libing, terdiri dari pembebasan denda maupun bunga keterlambatan pembayaran.

Ia menyebut, selama ini kalau masyarakat atau wajib pajak terlambat membayar pajak maka akan dikenakan pembayaran denda dan bunga. 

"Jadi pemerintah membebaskan 100 persen  denda dan bunga. Jadi dia terlambat pajak, dengan aturan tax amnesty makan dia bebas denda dan bunga," ujar dia. 

Pelayanan KTP Terhambat, Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung : Jangan Korbankan Masyarakat

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved