Breaking News:

China Kirim Kapal Induk ke Laut China Selatan, Berhadapan dengan US Navy,Satu Kesalahan Bisa Perang

Bukan Amerika saja, di Laut China Selata juga hadir kapal-kapal perang dari Inggris , Jerman , Perancis , Jepang bahkan India

Editor: Alfred Dama
via kontan.co.id
Kapal induk Liaoning milik Angkatan Laut China beroperasi di Laut China Selatan 

POS KUPANG.COM - Ketegangan di Laut China Selatan belum juga mereda. Pihak Amerika tetap tidak mengakui klaim China atas 90 persen wilayah sengketa itu

Bentuk penolakan Amerika dan sekutu adalah menghadirkan kapal perang US Navy dalam sandi operasi Kebebeasa Navigasi

Bukan Amerika saja, di Laut China Selata juga hadir kapal-kapal perang dari Inggris , Jerman , Perancis , Jepang bahkan India

Kini, China mengirim kapal induk terbarunya yang siap berhadap-hadapan dengan aramda Amerika dan sekutunya

Satu kesalahan saja, maka perang besar bisa meletus dan sulit untuk menghentikan perang tersebut

Baca juga: China Kembangkan Pesawat Peringatan Dini, Siap Lawan Amerika di Laut China Selatan

Ada alasan mengapa wilayah tertentu di Laut Cina Selatan sangat diperebutkan.

Diperkirakan ada 11 miliar barel minyak yang menunggu untuk disadap di sana dan cadangan gas alam yang melimpah.

Sementara banyak negara mengklaim ladang petrokimia yang luas di bawah Laut Cina Selatan, termasuk Brunei, Indonesia, Malaysia , Filipina , Taiwan , dan Vietnam, hanya China yang memiliki kekuatan ekonomi dan militer untuk membangun pulau buatan di sana – dan kemudian melakukan militerisasi pulau-pulau dengan puluhan tentara.

Dilansir dari wearethemighty.com, Kamis (8/7/2021), pasukan militer terbaru yang dikirim China ke wilayah tersebut adalah yang pertama bagi Partai Komunis China: kapal induk buatannya sendiri, Shandong.

Sampai wilayah Laut China Selatan yang diklaim oleh China secara resmi diakui sebagai milik siapa pun, Angkatan Laut Amerika Serikat akan terus melakukan misi “ kebebasan navigasi ” melalui wilayah tersebut.

Baca juga: China Makin Gencar Kuasai Laut China Selatan , Indonesia Harus Waspada , Filipina Gunakan Wanita

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved