Ajudan Kapolda NTT Dipanggil Ikut Latihan Misi PBB MINUSCA
Pria jebolan pendidikan pembentukan bintara Brimob Watukosek tahun 2013 ini terpilih menjadi wakil Polda NTT.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Ferry Ndoen
Ayah dua orang anak ini segera diberangkatkan ke Republik Afrika Tengah pada tanggal 4 September 2021. Selama 1 tahun ia akan mengemban tugas misi perdamaian.
Ada beberapa tugas dari seorang anggota FPU MINUSCA, yaitu antara lain mengamankan fasilitas vital milik PBB, mengamankan pelaksanaan tugas Police Advisors, melindungi para pengungsi di IDPs' camp atau kamp-kamp pengungsi, serta mengamankan proses distribusi bantuan kemanusian di Republik Afrika Tengah.
Sejak tahun 1989 lalu, Polri telah menyelenggarakan misi perdamain yaitu di Namibai.
Misi tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik dan banyak pujian untuk kontingen FPU Indonesia.
Demi misi kemanusiaan ini pula Briptu Alvi rela meninggalkan dua anaknya untuk sementara waktu masing-masing Alfasher Gavin Mooy (2 tahun) dan Alzharel Parvis Mooy (1 tahun).
Dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (8/7/2021), Briptu Alvi mengaku mendapat dukungan penuh dari istri.
"Dukungan istri dan keluarga sangat positif karena menurut istri ini juga salah satu konsekuensi menjadi lendamping seorang abdi negara," ujarnya.
Saat berangkat, Briptu Alvi mendapat pesan dari sang istri semoga bisa berangkat dan sampai dengan selamat dan juga bisa melaksanakan tugas di tempat misi dengan baik dan penuh tanggung jawab sehingga pada saatnya bisa pulang kembali ke Indonesia dengan keadaan selamat.
"perasaan saya sebagai salah satu personil yang terpilih dari Polda NTT saya sangat bangga dan senang bisa ikut bergabung dalam pasukan polisi perdamaian. Semoga bisa menjadi motivasi untuk polisi-Polisi di Indonesia terkhusus polisi di NTT," tandas pria kelahiran 8 April 1993 ini.
Briptu Alvi sendiri merupakan anak pertama dari 2 orang bersaudara anak pasangan Yunus Mooy, SH dan Ny Denny Mooy-Nakmanas. *)
