Ajudan Kapolda NTT Dipanggil Ikut Latihan Misi PBB MINUSCA
Pria jebolan pendidikan pembentukan bintara Brimob Watukosek tahun 2013 ini terpilih menjadi wakil Polda NTT.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Ferry Ndoen
Ajudan Kapolda NTT Dipanggil Ikut Latihan Misi PBB MINUSCA
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Briptu Alviyude Yosephus Mooy (28), boleh berbangga.
Anggota Satuan Brimob Polda NTT ini terpilih dan dipanggil mengemban tugas menjalankan misi perdamaian di negara Republik Afrika Tengah.
Alvi, biasa disapa sehari-hari merupakan ajudan Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH MHum.
Sejak beberapa waktu lalu, Alvi mengikuti seleksi di tingkat Polda. Untuk menjadi bagian dari pasukan ini tidaklah mudah.
Bersama beberapa rekannya, Alvi harus mengikuti seleksi di tingkat Polda NTT antara lain kemampuan bahasa Inggris, kemampuan mengemudi, ujian psikologi, kemampuan komputer, kemampuan jasmani, kemampuan menembak dan mengoperasikan senjata api baik senjata api laras pendek maupun laras panjang.
Baca juga: Mengaku Sudah Divaksin Secara Lengkap, Juru Bicara Gubernur NTT Ternyata Positif Kena Covid-19
Pria jebolan pendidikan pembentukan bintara Brimob Watukosek tahun 2013 ini terpilih menjadi wakil Polda NTT.
Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif pun mendukung penuh langkah dan pilihan ajudannya ini serta memberikan support.
Saat berangkat ke Mabes Polri, Kapolda NTT berpesan kepada Alvi untuk tetap semangat dan jangan malas untuk selalu belajar hal yang baru.
Kapolda mengingatkan agar Alvi melakukan sekecil apapun tugas yang diberikan karena itu akan menjadi prestasi dikemudian hari.
Sejak 5 April 2021 lalu, suami dari Ganeifa Puspa Sokawijaya Day (27) ini mulai mengikuti latihan di Mabes Polri.
Briptu Alvi sendiri tergabung dalam Satuan Tugas Garuda Bhayangkara FPU 3 MINUSCA yang sedang melaksanakan Latihan (Pre Deploy Training) terpusat di Pusdik Lantas, Serpong-Tanggerang selama 5 bulan sebelum nantinya mereka akan di Deploy ke Republik Afrika Tengah pada awal bulan September 2021 dan akan bertugas selama 1 tahun.
Dalam latihan juga mereka dibekali pelatihan bahasa Prancis dan bahasa Inggris agar menunjang tugas mereka nanti di daerah Misi.
Para personil termasuk Briptu Alvi sendiri dibekali dengan kemampuan Medical Combat untuk menangani situasi yang membutuhkan bantuan medis dengan segera.