Breaking News:

Terpapar Covid-19, Warga Asal Ende Meninggal di RSUD Bajawa usai Jalani Karantina Mandiri

Kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia di RSUD Bajawa kembali terjadi

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala BPBD Ngada, Allan Watujawa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, BAJAWA-Kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia di RSUD Bajawa kembali terjadi.

Kali ini, seorang warga asal Ende berinisial Y (59) meninggal dunia di RSUD Bajawa usai menjalani masa karantina mandiri di rumah anaknya yang beralamat di Kelurahan Bajawa.

Warga Ende yang meninggal dunia tersebut menambah daftar panjang kasus pasien positif covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Ngada.

Kepala BPBD Ngada, Allan Watujawa mengatakan bahwa, pasien yang meninggal tersebut positif covid-19 setelah mengikuti pesta sambut baru karena cucunya menerima komuni suci pertama.

Baca juga: Andreas Paru Serahkan APD untuk RSUD Bajawa dan Semua Puskesmas di Ngada

 

Setelah dilakukan rapid antigen, pasien tersebut dinyatakan positif covid-19. Karena positif covid-19, tim gugus tugas lalu melakukan tracing dan rapid antigen kepada anggota keluarga yang lain.

Hasil pemeriksaan rapid antigen semua mereka satu keluarga positif covid. Kemudian mereka menjalani karantina mandiri di rumah anaknya.

"Lalu kondisi dari pasien yang meninggal dunia ini semakin parah. Karena semakin parah, tim gugus tugas meminta supaya dirawat di ruang isolasi RSUD. Tetapi pasien tersebut tidak mau," ungkapnya.

"Baru tadi kami dapat telpon dari keluarga. Mereka meminta supaya pasien tersebut diantar ke rumah sakit. Tapi kondisi sudah tidak bisa tertolong lagi dan meninggal dunia di RSUD Bajawa," jelasnya.

Baca juga: Cegah Covid -19, Tim Gabungan Lakukan Pengamanan di RSUD Bajawa

Alam mengungkapkan, karena pasien yang bersangkutan positif covid-19, maka tim gugus tugas langsung menguburkan pasien tersebut di TPU Wolobaja.

"Ini petugas baru selesai melakukan penguburan di Wolobaja," ujarnya.

Allan mengatakan, sampai dengan saat ini, sudah ada 10 orang pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Ngada yang meninggal dunia.

Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Ngada untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19.

"Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan masa, dan jangan membuat kegiatan yang berpotensi mengumpulkan masa," ungkapnya. (*)

Berita Kabupaten Ngada Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved