Wonderful NTT Berakhir, Ketua KFI NTT Berharap Membawa Dampak Ekonomi
Wonderful NTT yang digelar di UPT Taman Budaya Gerson Poyk telah berakhir Senin, 28 Juni 2021
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wonderful NTT yang digelar di UPT Taman Budaya Gerson Poyk telah berakhir Senin, 28 Juni 2021.
Diakhir kegiatan tersebut Ketua Komunitas Fotografi Indonesia ( KFI) Region NTT, Jimmy Sianto berharap kegiatan - kegiatan seperti ini membawa dampak secara ekonomi kepada semua.
"Kita berterimakasih kepada pemerintah bahwa dalam situasi ini ya minimal masih memberikan mereka ( pelaku UMKM) kesempatan untuk belajar kemudian ada nilai plus yang mereka dapat," kata Jimmy.
Dia mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT khususnya UPTD Taman Budaya merupakan bagian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Baca juga: Taman Budaya Gerson Poyk NTT Bebaskan Biaya Sewa Untuk Komunitas Seni
"Kita coba untuk bersama - sama dengan teman - teman yang dari UMKM ApasA, Icon Bridal, kemudian dari D&B Enterprise mencoba konsepkan satu event. Sebenarnya ini sudah dilaksanakan dari tahun 2019, jadi kita coba untuk konsep sebuah event yang event fotografi tapi didalamnya itu kita mempromosikan destinasi wisata NTT lebih khusus kita boleh katakan sebagai destinasi budaya karena setiap destinasi pariwisata yang ada di NTT, pasti punya nilai - nilai budayanya. Disitu kita coba untuk bisa memperkenalkan," jelasnya.
"Kita tahu bapak Gubernur Pak Viktor Bungtilu dan Pak Yoseph Nae Soi punya 7 destinasi unggulan yang mana kita tampilkan miniaturnya, jadi kita coba untuk menghadirkan tujuh destinasi wisata yang ada disitu coba kita rancang jadi satu miniatur dimana orang foto di situ dia posting nanti bisa seperti dia lagi berada di sana," lanjut Jimmy.
Mantan Ketua Komisi V DPRD NTT ini menjelaskan, dalam kegiatan ini juga diadakan lomba yang bertujuan untuk membuat orang lain berlomba untuk mempromosikan destinasi wisata NTT.
"Sistem penilaianya like terbanyak. Nanti panitia akan posting foto dari peserta, dia akan repost, tag, tandai ke mana - mana. Dari situ tentu banyak yang akan melihat dan ini kan bisa mendunia. Jadi tujuan kita mempromosikan destinasi wisata dan ada workshop. Kenapa workshop? Karena kita ingin mendukung teman - teman fotografer. Saya kebetulan dipercayakan sebagai ketua komunitas Fotografi Indonesia untuk region NTT, kita coba konsep apa yang bisa membantu teman - teman. Kita bikinlah workshop," ujarnya.
Baca juga: Taman Budaya NTT Akan Diberi Nama Taman Budaya Gerson Poyk
Lanjut dia, kebanyakan fotografer di NTT lebih kepada foto wedding sehingga pihaknya mendatangkan pakar untuk membawakan materi bagaiamana foto wedding yang baik.
Untuk mempromosikan destinasi wisata, dibuat workshop tentang traveller photography and writer.
"Kita undang Valentino Luis, putera asli NTT yang kita tahu dia punya foto - foto destinasi yang sudah mendunia karena di di majalah - majalah penerbangan ada (foto karya Valentino Luis). Dia mengajarkan bagaimana foto destinasi dan menulis. Memang sebenarnya ini tidak hanya khusus buat fotograger tapi bisa juga teman - teman dari media yang menulis," kata Jimmy.
Selain itu, kegiatan ini juga dikonsepkan untuk mensupport para pelaku UMKM untuk bisa berkembang.
"Dengan pandemi Covid-19 ini buka kios, buka toko itu agak susah. Ada media sosial gimana produk ini ditampilkan bagus dan menarik itu butuh foto. Kita undang fotografer yang ahli untuk foto produk, dia ajarkan. Makanya kalau dilihat di sini persertanya ada ibu - ibu pelaku UMKM. Ada bapak - bapak juga tapi mayoritas ibu - ibu. Saya coba untuk mengecek itu di sini kita ada SMK yang ada jurusan yang bersinggungan dengan fotografi. Mereka kita undang untuk ikut," jelasnya.
Setelah event ini, kata Jimmy, akan diadakan lagi lomba khusus untuk traveller photo and writer.