Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Sikka Larang Warganya Berpesta
Kasus Covid-19 di Kabupaten Sikka mengalami peningkatan yang cukup tajam. Hingga kini sudah ada 15 warga Sikka yang meninggal dunia
POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Kasus Covid-19 di Kabupaten Sikka mengalami peningkatan yang cukup tajam. Hingga kini sudah ada 15 warga Sikka yang meninggal dunia karena Covid-19.
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, atau sering disapa Robby Idong kembali mengeluarkan instruksi kepada warga di Kabupaten Sikka, Senin, 28 Juni 2021.
Warga diminta tidak main-main Covid-19. Karena, penyakit itu ada dan telah membuat banyak orang meninggal dunia.
"Mari kita taat protokol kesehatan (Prokes) dan jangan sepelekan Covid-19. Mulai hari ini, semua bentuk pesta ditiadakan dan jangan ada pesta. Semua aktivitas yang bersifat mengumpulkan orang tidak boleh ada selama 20 hari ke depan. Mari kita jaga diri dan keselamatan orang lain," kata Robby saat ditemui Pos Kupang di RSUD Maumere, Senin 28 Juni 2021.
Baca juga: 17 Pekerja Dibawah Umur di Kabupaten Sikka Diamankan Polda NTT, Ada 2 Orang Sedang Hamil
Ia menjelaskan, peningkatan kasus tersebut membuat pemerintah terus memberikan peringatan kepada warga karena kuat dugaan varian baru Covid-19 sudah ada di Sikka sehingga perlu peningkatan dan kewaspadaan dengan tetap memperhatikan prokes.
Untuk diketahui, peningkatan kasus Covid-19 di Sikka mulai menyebar ke semua kecamatan. Belakangan ini, banyak aktivitas warga seperti pesta nikah dan sambut baru terus meningkat.
Bahkan, tim penegakan prokes pun sudah beberapa kali dan berulang kali bertindak tegas tapi warga masih belum sadar tentang prokes. (ris)
Berita Kabupaten Sikka Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kasus-covid-19-meningkat-bupati-sikka-larang-warganya-berpesta.jpg)