Perang Dunia III Di Depan Mata, Kapal Perang Inggris Ditembak Rusia di Laut Hitam, Gegara ini
Kapal perang Inggris tiba-tiba saja yang sedang berlayar di Laut Hitam tiba-tiba saja melintas di depan daratan Krimea yang kini menjadi sengketa anta
POS KUPANG.COM -- Eropa bagian timur tiba-tiba saja memanas hingga bisa mengancam perang besar
Kapal perang Inggris tiba-tiba saja yang sedang berlayar di Laut Hitam tiba-tiba saja melintas di depan daratan Krimea yang kini menjadi sengketa antara Ukraina dan Rusia
Militer Rusia yang menggap kapal perang Inggris memasuki wilayahnya pun langsung menerbangkan pesawat tempur untuk menghalau kapal perang Inggris yang hanya beradda 10 mil dari garis pantai Krema.
Pesawat tempur Rusia bahkan melepaskan tembakan ke arag kapal perang Inggris HMS Defender tersebut
Sementara kapal perang Inggris pun sudah siap dalam posisi siaga perang saat mengetahui pesawat tempur rusia jenis Su-24 itu melepaskan tembakan.
Baca juga: Militer Rusia Tembakan Rudal di Laut Hitam,Libatkan 20 Kapal Perang dan 3 Skuadron,Eropa Ketar Ketir
Kini, kedua saling klaim tidak bersalah dalam insiden yang berpotensi mencipatakan Perang Dunia III itu
Rusia siap menembaki kapal perang yang mengganggu, peringatan keras setelah insiden Laut Hitam di mana sebuah kapal perusak Inggris berlayar di dekat Krimea yang diklaim Rusia sebagai wilayahnya.
Rusia menyatakan, salah satu kapal perangnya melepaskan tembakan peringatan dan sebuah pesawat tempur menjatuhkan bom di jalur kapal perusak Inggris HMS Defender pada Rabu (23/6) untuk mengusirnya dari daerah dekat Sevastopol.
Tapi, Inggris membantah laporan itu, bersikeras kapal perangnya tidak ditembaki dan sedang berlayar di perairan Ukraina.
Insiden itu menandai pertama kalinya sejak Perang Dingin bahwa Moskow mengakui menggunakan peluru tajam untuk menghalangi kapal perang NATO, menggarisbawahi meningkatnya ancaman benturan militer di tengah ketegangan Rusia-Barat.
Baca juga: Bisa Picu Perang Dunia III, Inggris Kirim 2Kapal Perang ke Laut Hitam Siap Lawan Kapal Perang Rusia
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan pada Kamis (24/6), "perbatasan Rusia yang tidak dapat diganggu gugat adalah keharusan mutlak. Itu akan dilindungi dengan segala cara, diplomatik, politik, dan militer jika diperlukan".
Menurut dia, Angkatan Laut Inggris harus mengganti nama kapal perusaknya dari Defender (Pembela) menjadi Aggressor (Penyerang), dan memperingatkan, "mereka yang mencoba menguji kekuatan kami mengambil risiko tinggi".
Provokasi yang disengaja
Ditanya, apa yang akan Rusia lakukan untuk mencegah penyusupan semacam itu di masa depan, Ryabkov mengungkapkan kepada wartawan, mereka akan siap menembak sasaran jika peringatan tidak berhasil.
“Kami bisa mengajukan banding atas alasan dan tuntutan untuk menghormati hukum internasional,” kata Ryabkov, seperti dilaporkan kantor berita Interfax dan dilansir Channel News Asia.
Baca juga: Digertak Rusia , Amerika Langsung Ciut Nyali hingga Batalkan Kirim 2 Kapal Perang ke Laut Hitam
“Jika itu tidak membantu, kami mungkin menjatuhkan bom dan tidak hanya di jalur tetapi tepat sasaran jika kami tidak mendapatkan respons sebaliknya,” tegas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/hms-defender-kapal-perang-inggris.jpg)