Public Service Pos Kupang
Apa Benar Lembata Lockdown?
Saya mendapat informasi lewat pesan berantai lewat aplikasi percakapan WhatsApp bahwa Lembata di- lockdown karena kasus Covid-19 mulai melonjak
POS-KUPANG.COM - SELAMAT pagi Pos Kupang. Saya mendapat informasi lewat pesan berantai lewat aplikasi percakapan WhatsApp bahwa Lembata di- lockdown karena kasus Covid-19 mulai melonjak. Hal ini ramai dibicarakan warga sejak Selasa, 22 Juni 2021.
"Selamat pagi teman-teman semua. Tidak mengurangi rasa hormat, saya sampaikan informasi ini, kemungkinan akan ada lockdown 10 hari ke depan dan diperpanjang kembali dalam waktu yang tidak terbatas. Berharap kepada teman-teman yang mungkin masih berada diluar untuk segera menyesuaikan kondisi untuk ke Lewoleba, invo valid dari Kadis Dinkes," demikian pesan yang beredar.
Informasi ini meresahkan warga. Oleh karena itu, saya mohon penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Lembata. Terima kasih.
Baca juga: PT Sagraha Dukung Pemprov NTT Tekan Penyebaran Covid-19 di NTT, Ini Proses Pengolah Limbah B3 Medis
Andi Lasar
Warga Lusikawak, Kota Lewoleba
Tanggapan
Kadis Kesehatan Tepis Sudah Ada Keputusan
SAYA diberitahu ada informasi yang beredar di grup-grup media sosial bahwa Kepala Dinas Kesehatan sampaikan akan adanya lockdown 10 hari ke depan. Informasi itu tidak benar. Saya tidak pernah menginformasikan demikian.
Terhadap penanganan Covid-19, kita tetap mengacu pada pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 revisi ke-5 yang diterbitkan Kemenenterian Kesehatan ( Kemenkes) RI bulan Juli 2020.
Baca juga: Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Sumba Bertambah, 11 Pasien Sembuh
Kalau memang ada langkah-langkah lainnya pasti akan didiskusikan di tingkat gugus tugas Covid-19 Lembata.
Keputusan akan lockdown dan sebagainya itu bukan keputusan Kadis Kesehatan tetapi keputusan Gugus Tugas dan sampai dengan saat ini tidak ada keputusan tersebut.
Memang akhir-akhir ini terdapat lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Pada Senin (21/6) kemarin bertambah 5 kasus sehingga total kasus aktif menjadi 27 kasus. Sebaran terbanyak di Kecamatan Nubatukan. (ll)
Mathias Beyeng
Kepala Dinas Kesehatan Lembata
Baca Public Service Pos Kupang Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/klaster-kesehatan-dinkes-lembata-ada-di-setiap-posko-pengungsian.jpg)