Khasanah Islam

Bacaan Surat Pendek Sholat Tahajud Surat Al Ikhlas Surat An Naas Surat Al Humazah dengan Artinya

Membaca surat pendek hukumnya sunnah saat shalat (sholat wajib atau sholat sunnah), berlaku bagi imam atau orang yang shalat sendirian.

Editor: Hasyim Ashari
Tribun Timur
Bacaan Sholat Tahajud. Bacaan surat di Sholat Tahajud diancurkan surat-surat pendek seperti Surat Al Ikhlas Surat An Naas Surat Al Humazah 

Bacaan Surat Pendek Sholat Tahajud, Surat Al Ikhlas, Surat An Nass, Surat Al Humazah Lengkap dengan Artinya

POS-KUPANG.COM - Ibadah sunnah Sholat Tahajud tidak bisa dilepaskan dari aktivitas ibadah umat Islam di seluruh dunia.

Sebab Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan Rosulallah Nabi Muhammad SAW.

Anjuran tersebut tidak terlepas dari keutamaan Sholat Tahajud yang biasa dikerjakan di sepertiga malam terakhir.

Seperti ibadah sholat lainnya baik itu Sholat Wajib maupun sunnah, ada surat-surat pendek yang dianjukan untuk dibaca.

Baca juga: Bacaan Niat, Doa dan Tata Cara Lengkap Sholat Tahajud Serta Doa Setelah Sholat Tahajud

Bacaan surat pendek ini dibaca setelah membaca Surat Al Fatihah setiap rakaatnya.

Apa saja surat-surat pendek yang dibaca saat Sholat Tahajud? Berikut ini penjelasannya.

Seperti diketahui, Sholat Tahajud dilaksanakan pada malam hari setelah Sholat Isya dan setelah bangun tidur.

Berikut bacaan surat-surat pendek dalam Sholat Tahajud yang dianjurkan ulama.

Membaca surat pendek hukumnya sunnah saat shalat (sholat wajib atau sholat sunnah), berlaku bagi imam atau orang yang shalat sendirian.

Membaca satu surat secara sempurna (utuh) dianjurkan karrna lebih baik daripada membaca sebagian surat.

Dalam melaksanakan Sholat Tahajud, dianjurkan membaca surat pendek yang ringan.

Ukuran ringan tentu saja berbeda setiap orang, sebagaimana firman Allah SWT:

Baca juga: Dibaca Dalam Sholat Tahajud, Ini Bacaan Surat Al Kafirun Ayat 1-6, Tulisan Arab & Latin dan Artinya

"Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (sholat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang.

Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur'an; Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit,

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved