Breaking News:

Tersinggung Tak Ditegur, Seorang Pria di Rote Habisi Nyawa Tetangganya

Seorang pria di Dusun Boni, Desa Boni Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao menghabisi nyawa tetangganya lantaran tersinggung

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Jenazah korban pembunuhan dalam keadaan bersimbah darah di Dudun Boni, Kabupaten Rote Ndao 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Seorang pria di RT 02/ RW 01 Dusun Boni, Desa Boni Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao menghabisi nyawa tetangganya lantaran tersinggung tidak ditegur saat keduanya saling bertemu di depan SD Boni.

"Terungkap motif dibalik kasus pembunuhan itu adalah pelaku tersinggung dengan jawaban korban," kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo, S.I.P ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin 21 Juni 2021.

Aiptu Anam menjelaskan, kejadian tersebut berawal pelaku yang sedang memotong kayu di depan SD Boni, korban datan dan lewat persis di depan pelaku.

Melihat korban lewat tanpa menegur, pelaku kemudian lebih dulu korban dengan mengatakan "jalan tidak tegur ju", mendengar perkataan pelaku, korban spontan menjawab "ko lu sapa ju". Mendengar jawaban itu pelaku akhirnya tersinggung dan kemudian mengejar korban sambil membawa sebilah parang.

Baca juga: Polisi Segera Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Rote Ndao

 

Kejadian menurut Aiptu Anam, terjadi pada hari Jumat 19 Juni 2021 di halaman Gereja GMIT Ebenhaeser Boni, RT.02/ RW.01 Dusun Boni, Desa Boni Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao.

Pelaku berinisial KM alias Tian (56) sedangkan korban berinisial BI alias Min. Keduanya merupakan warga Dusun Oesina, Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao.

"Korban dengan pelaku adalah bertetangga rumah dengan jarak kurang lebih 200 meter," ujarnya.

Dikatakannya, akibat kejadian itu korban mengalami luka bacok dengan parang pada bahu bagian kanan, rahang kanan dan leher.

Baca juga: Lengkapi Berkas, Polisi Segera Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Rote Ndao

Usai kejadian pelaku yang diantar oleh saudaranya Andrian Mbuik untuk menyerahkan diri ke Mapolsek Rote Barat Laut. Pelaku, kata Anam, juga mengalami luka pada bagian kepala dan lengan tangan kiri.

Pelaku diancam dengan pasal 338 subsider 354 lebih subsider pasal 351 ayat 3 dgn ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Berita Rote Ndao Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved