Breaking News:

Relawan AMA Lembata Bermain Bersama Anak-anak Penyintas Bencana Alam

Anak-anak penyintas banjir bandang dan longsor yang berada di posko pengungsian kantor Lurah Lewoleba Timur, Kabupaten Lembata tampak bahagia saat ber

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Keterangan Foto/Ricko Wawo
Anak-anak penyintas banjir bandang dan longsor yang berada di posko pengungsian kantor Lurah Lewoleba Timur, Kabupaten Lembata tampak bahagia saat bermain bersama anggota Anak Muda Adonara Lembata (AMA Lembata) pada Rabu (16/7) malam. 

Relawan AMA Lembata Bermain Bersama Anak-anak Penyintas Bencana Alam

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA---Anak-anak penyintas banjir bandang dan longsor yang berada di posko pengungsian kantor Lurah Lewoleba Timur, Kabupaten Lembata tampak bahagia saat bermain bersama anggota Anak Muda Adonara Lembata (AMA Lembata) pada Rabu (16/7) malam.

Sejumlah anak-anak yang menjawab pertanyaan dengan benar dalam beberapa permainan mendapat bingkisan berupa camilan dari relawan AMA Lembata yang hadir saat itu.

Mereka begitu bersemangat terlibat dalam kegiatan yang mengundang gelak tawa ini. Para pengungsi yang hadir juga dihibur dengan beberapa lagu yang dibawakan para personil AMA Lembata yang hadir pada saat itu.

Selain menghibur, kegiatan yang diinisiasi AMA Lembata ini bertujuan menghilangkan rasa jenuh para pengungsi yang sudah dua bulan lebih berada di posko pengungsian.

“Semua manusia, bagi siapa pun pasrti akan sangat jenuh berada di pengungsian. Kehadiran AMA Lembata di sini adalah menghibur adik-adik dan bapa mama para pengungsi semua,” ujar Blasius Ama Keron, Ketua AMA Lembata.

Baca juga: Info Sport Euro 2020 : The Dragon Cukur Turki Sor 2-0, Ini Nama-nama Pencetak Gol Skuad Wales

Baca juga: Kalah Skor 2-0 vs Wales, Turki Gagal ke 16 Besar, Wales Gusur Italia di Puncak Klasemen Grup A

Meski demikian, lanjut Keron, upaya untuk sekedar menghibur para pengungsi tidak akan menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi pasca bencana banjir bandang dan longsor pada April silam.

Ada hal lebih yang harus digerakan bersama untuk membangkitkan ekonomi para penyintas. Oleh karena itu, AMA Lembata melalui Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif telah menyiapkan sebuah skema untuk menghidupkan kembali ekonomi para pengungsi.

Keron menjelaskan, AMA Lembata dalam waktu dekat akan membentuk sebuah komunitas kerajinan tangan menganyam untuk para penyintas yang berada di posko pengungsian ini.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved