Breaking News:

Rektor Lantik 14 Pejabat, Karolina Sangkala Kepala Biro Keuangan dan Administrasi Umum Undana Kupang

Rektor Lantik 14 Pejabat, Karolina Sangkala Kepala Biro Keuangan dan Administrasi Umum Undana

Editor: Gordy Donofan
Istimewa
Sejumlah pejabat di lingkungan Undana pose bersama usai dilantik Rektor Prof. Fred Benu di Auditorium Undana, Kamis 17 Juni 2021. 

Rektor Lantik 14 Pejabat, Karolina Sangkala Kepala Biro Keuangan dan Administrasi Umum Undana

POS-KUPANG.COM I KUPANG - Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph. D, melantik 14 pejabat di lingkungan Undana Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara pengambilan sumpah dan pelantikan itu dilaksanakan di Auditorium Undana, Kamis 17 Juni 2021.

Para pejabat baru tersebut, antara lain Dra. Karolina Koriwati Sangkala, M.Si, dilantik menjadi Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (Karoadum) menggantikan pejabat sebelumnya, Ir. Beny L. Pandie.

Pejabat lain yang ikut dilantik, yaitu Dr. Jakobis J. Messakh, S.Pd, M.Si (Wadek Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Sarlin P. Nawa Pau, S.E., M.Sc (Sekretaris FKIP), Dr. Erich Umbu Kondi Maliwenu, S.T., M.Eng (Kaprodi Teknik Mesin FST), Dr. Hendrik Toda, S. Sos., M. Si ( Kaprodi Ilmu Administrasi Negara FISIP), Made Ngurah Demi Andayana, S.H., M. Si (Sekretaris Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP), Dr. Petrus Ana Andung, S. Sos., M. Si (Kaprodi Ilmu Komunikasi FISIP), Drs. Yohanis Samuel Sarong, M. Si (Kaprodi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP).

Baca juga: Kampus Undana Siapkan Kuota Sebanyak 6.520 Orang Bagi Calon Mahasiswa Tahun 2021

Selain itu, Ricky Ekaputra Foeh, S. Pd., M.M (Sekretaris Prodi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP), Susana Cecilia L. Pellu, S. Sos., M. Si (Kaprodi Sosiologi FISIP), Aelsthri Ndandara, S. Si, Teol. M. Si ( Sekretaris Prodi Sosiologi), Dr. Almido H. Ginting, S.T., M. Eng (Sekretaris Prodi Teknik Elektro FST), Emerensye S. Yublina Pandie, S. Kom., M. Kom (Sekretaris Prodi Ilmu Komputer (FST) dan Ishak Sartana Limbong, S.T., M. Eng., Ph. D (Kepala Laboratorium Teknik Mesin FST).

Hadir, Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, Warek Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Ir. Jalaludin, M. Si, Warek Bidang Kemahasiswaan, Dr. Siprianus Suban Garak, M. Sc, Warek Bidang Kerja Sama dan Alumni, Ir. I Wayan Mudita, M. Si., Ph. D, Kepala BAAKPSI, Drs. Jimmy Benu, M.Si, sejumlah dekan dan pejabat di lingkungan Undana.

Rektor Prof. Fred dalam sambutannya meminta para pejabat di Undana agar memerhatikan kontrak kinerja yang sudah dilakukan secara berjenjang, mulai Mendikbud Dikti, Rektor, Warek, Dekan, Wadek hingga ke pejabat struktural dan fungsional di setiap unit.

Baca juga: Mahasiswa Undana Kupang Ikut Pembekalan KKN 2021 Secara Daring

“Pejabat (Undana) sekian lama memiliki kontrak kinerja dengan pimpinan di atasnya. Kontrak berjenjang itu akan jadi bahan evaluasi setiap semester untuk pencapaian kontrak kinerja, yang akan dijadikan sebagai rujukan dalam pemberian remunerasi,” ungkapnya.

Bagi pejabat yang tak lagi menjabat, Rektor sampaikan terima kasih atas pengabdian dan pelayanan yang sudah dilakukan selama ini.

“Terima kasih banyak atas pengabdian yang sudah dilakukan terhadap pencapaian kinerja. Selain ucapan terima kasih, penghargaan juga sudah diberikan sesuai kapasitas fiskal kita,” ujarnya.

Rektor mengungkapkan, kinerja beberapa pejabat yang dievaluasi beberapa hari lalu tidak sesuai dengan apa yang dievaluasi.

Hal tersebut dikarenakan terdapat persepsi yang berbeda terhadap definisi kontrak kinerja dan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Karena itu, ia meminta setiap pimpinan agar melakukan reverifikasi terhadap capaian kinerja.

Baca juga: Program Studi Ekonomi FKIP Undana Kupang Raih Status Akreditasi B

“Kita harus justify kembali lagi bahwa tanda tangan pada kontrak kinerja itu ada konsekuensinya. Tidak sekadar ada excuse untuk tandatangani Surat Pernyataan Tanggung jawab Mutlak (SPTJM)” ujarnya.

Karena itu, pihaknya menegaskan agar pejabat di Undana mengurangi SPTJM, supaya semua remunerasi bisa diterima. Kendati demikian, sambung rektor, pemotongan gaji akan berlaku jika beberapa pejabat tidak cukup memberikan bukti dokumen pencapaian kontrak kinerja. (rfl/humas undana/pol).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved