Sabtu, 11 April 2026

Tanpa Mengganggu APBD, Pemkab Malaka Launching Perdana Kartu Malaka Cerdas-Kuliah

Tanpa Mengganggu APBD, Pemkab Malaka Launching Perdana Kartu Malaka Cerdas-Kuliah

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Bupati Malaka, Simon Nahak, Wabup Kim Taolin dan Ketua DPRD, Adrianus Bria Seran saat launching Kartu Malaka Cerdas-Kuliah di Aula Kantor bupati Malaka, Selasa (15/6/2021). 

Tanpa Mengganggu APBD, Pemkab Malaka Launching Perdana Kartu Malaka Cerdas-Kuliah

POS-KUPANG.COM I BETUN--Duet kepemimpinan Malaka yakni Bupati, Dr. Simon Nahak, S.H,MH dan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S.SoS betul-betul merealisasikan janji kampanyenya. Pada kampanye di pilkada bahwa siap merealisasikan Kartu Malaka Cerdas terbukti.

Untuk langkah pertama, telah dilaunching penggunaan Kartu Malaka Cerdas untuk mahasiswa yang masih aktif kuliah dan siap menyelesaikan tugas akhir. Tanpa mengganggu APBD Malaka, tahap awal untuk 500 mahasiswa segera direalisasikan ke rekening masing-masing.

Bupati Simon Nahak dihadapan Wabup, Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, S.H, Sekda Donatus Bere, S.H, para Asisten Sekda dan pimpinan OPD, Selasa (15/6/2021) menyampaikan apresiasi kalau kerjasama tim sudah bisa merealisasikan pemberian Kartu Malaka Cerdas-Kuliah.

Baca juga: ETMC di Lembata, Bupati Robby : Kami Siapkan Anggaran Rp 362 Juta Persami

Baca juga: Siaran Langsung Portugal Vs Hungaria Euro 2020 Malam Ini Live RCTI, Cristiano Ronaldo Bermain?

Dijelaskan Simon, sesuai amanat UUD 1945 Alinea IV soal mencerdaskan kehidupak bangsa. Itu berarti pemerintah punya tanggung jawab memperhatikan dunia pendidikan. Untuk itu, katanya, sesuai dengan janji kampanye pada pilkada lalu bahwa dirinya dan wabup akan mengeluarkan Kartu Malaka Cerdas maka saat ini direalisasikan.

"Ini bukan pertama dan akhir tapi awal untuk selanjutnya bukan cuma mahasiswa tapi nanti juga pelajar. Kami berterima kasih karena lembaga Dewan mendukung sepanjang program-program kami menjawabi apa yang disebut Bonum commune Suprema Lex," kata Simon.

Ditegaskan Simon bahwa dana yang digunakan untuk pemberian bantuan bagi 500 mahasiswa yang merupakan anak Malaka pada beberapa universitas baik di NTT maupun diluar NTT tidak mencubit APBD II Malaka.

Baca juga: 3 Bulan Tugas di Maumere, Danlanal Dwi Yoga Hidupkan Perahu Layar Melalui Festival

Baca juga: Kerja Sama Bidang Pendidikan, Universitas Timor Tanda Tangan MoU dengan Pemda TTU

"Kita tidak ganggu APBD. Ini ada dana pusat yang membantu daerah terkait pandemi covid-19 sehingga direcofusing untuk dimanfaatkan membantu para mahasiswa yang terkena dampak bencana dan dari keluarga tidak mampu, anak yatim, piatu dan yatim piatu. Kedepan tahun 2022 kita sudah rencanakan ditingkatkan lagi bukan cuma 500 tapi naik 1.000 orang," jelas Simon.

Setelah ini, tambah Simon, pihaknya juga melaunching Kartu Malaka Sehat. Selama ada dana bantuan pusat melalui BPJSKes akan dikomunikasikan guna membantu warga Malaka yang susah dalam bidang kesehatan.

" Dana pusat bisa kita manfaatkan intinya bukan untuk kepentingan pribadi tapi warga Malaka. Program kesehatan yang telah dibuat pemimpin sebelumnya baik kita perlu wariskan. Kerjasama kita dengan RSUD Atambua tetap berlanjut," kata Simon.

Sementara Sekda Malaka yang juga Ketua TAPD, Donatus Bere mengatakan, untuk tahap awal baru
500 mahasiswa baik jenjang S1, D3 dan D4 yang siap menyelesaikan studi.

"Kedepan juga untuk SLTA berupa beasiswa bagi pelajar yang ekonomi kurang mampu tapi berprestasi. Ini bantuan tulus pemerintah ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada ekonomi. Ini stimulan yang diberikan kepada mahasiswa dan nanti menyampaikan laporan penggunaannya ke pemda," kata Donatus.

Pada tahap ini, katanya, realisasi untuk mahasiswa S1 sebesar Rp 5 juta, mahasiswa D3-D4 Rp 2,5 juta sehingga ditotalkan Rp 2,4 miliar lebih. Setelah dilaunching ini maka segera pula direalisasikan dan masuk ke rekening setelah yang berhak menerima menunjukan Kartu Malaka Cerdas-Kuliah.

Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, S.H mengapresiasi terhadap bupati dan wabup atas bantuan kepada mahasiswa ini. Dirinya menyampaikan pesan kepada calon penerima agar menggunakan uang itu sesuai peruntukannya jangan untuk tujuan lain.

"Lembaga Dewan dukung penuh program sesuai visi misi karena tujuannya untuk kesejahteraan warga Malaka. Kita jangan kalah dengan daerah lain. Pesan saya kepada adik-adik mahasiswa jangan salahgunakan uang itu karena akan dipertanggungjawabkan lagi penggunaan," pesan Adrianus.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved