Kapolda NTT Perintah Bubarkan Nobar Euro Cegah Penyebaran Covid-19
Kapolda NTT memerintahkan Bubarkan Nobar Euro guna Cegah Penyebaran Covid-19
Kapolda NTT memerintahkan Bubarkan Nobar Euro guna Cegah Penyebaran Covid-19
POS-KUPANG.COM | KUPANG-Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H. M.Hum memerintahkan untuk membubarkan masyarakat yang menggelar nonton bareng (Nobar) Euro 2020. Selain dibubarkan, warga yang melanggar akan diberi sanksi.
"Kita saat ini masih dalam masa PPKM, jadi bagi semua warga masyarakat agar mengambil sikap dalam menonton pertandingan liga Eropa dirumah saja," kata Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H. M.Hum melalui Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto melalui pesan WhatsApp, Sabtu (12/6/2021) malam.
Krisna menyampaikan, saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), agar masyarakat dapat menonton pertandingannya di rumah saja.
Baca juga: Inggris vs Kroasia: Peluang Balas Dendam
Baca juga: Polres Sikka Operasi Premanisme di Maumere
Menurut dia, apabila masyarakat melakukan nonton bareng dapat mengundang kerumunan yang akan berisiko tinggi terkait penyebaran virus Covid-19.
Selain itu, untuk membubarkan warga yang melakukan nobar pertandingan liga Euro diberlakukan di seluruh Polres jajaran di wilayah NTT.
"Imbauan ini diberlakukan bagi seluruh polres di wilayah NTT," tegas dia.
Apabila warga yang masih melanggar imbaunan tersebut tambahnya, akan diberikan sanksi, tapi tergantung pelanggarannya dan pastinya akan tegas dengan sanksi yang tetap humanis.
Dia mengimbau supaya warga masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan dan diharapkan bersama-sama bertanggungjawab untuk mencegah penyebaran Covid-19.
"Saya mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan dan bersama-sama bertanggungjawab untuk mencegah penyebaran Covid-19," tandasnya.
Baca juga: Alfamart Hari Ini 13 Juni 2021 Masker Nexcare Beli2 Gratis1, Sleek Baby Beli1 Gratis1
Baca juga: Siswa SMPK Frater Maumere Raih Prestasi di Olimpiade Sains Indonesia
Merespon perintah Kapolda tersebut, Polres Sumba Timur juga menegaskan akan membubarkan apabila ada warga yang menggelar nonton bareng (nobar) Piala Eropa atau Euro 2020. Nobar tidak diizinkan karena adanya Pandemi Covid-19.
Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, SIK melalui Kabag Ops, AKP. Leonardus Leu, Jumat (11/6) menjelaskan, sampai saat ini belum ada informasi adanya warga yang akan menggelar nobar Piala Eropa 2020.
"Tapi kalau ada, maka kita pasti bubarkan. Saat ini suasana masih Pandemi Covid-19 sehingga tidak boleh ada nobar," kata Leonardus.
Dijelaskan, wilayah Sumba Timur saat ini masih merupakan daerah zona merah Covid-19, bahkan pemerintah setempat juga masih mengeluarkan edaran perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga tidak boleh ada yang melakukan kerumunan.
Pelatih Persewa Sumba Timur, Bobby Adha mengatakan, tidak ada nobar karena suasana Pandemi Covid-19. Sebab suasana di Sumba Timur masih kategori wilayah terpapar Covid-19, sehingga kemungkinan besar tidak ada nobar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/aksi-heroik-2-polisi-yang-bantu-persalinan-di-mobil-dinas-jadi-atensi-kapolda-ntt.jpg)