Breaking News:

Gelar Patroli PPKM Temukan Sejumlah Rumah Makan di Kota Kupang Langgar Prokes

Gelar patroli PPKM temukan sejumlah rumah makan di Kota Kupang langgar Prokes

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Gelar Patroli PPKM Temukan Sejumlah Rumah Makan di Kota Kupang Langgar Prokes 

Gelar patroli PPKM temukan sejumlah rumah makan di Kota Kupang langgar Prokes

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Pemerintah kota Kupang dan Polres Kupang Kota melakukan patroli malam, Kamis 10 Juni 2021 malam, dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) di Kota Kupang.

Patroli dipimpin Kabag ops Polres Kupang Kota AKP Mei Charles Sitepu, S.H, Kasat Intelkam Polres Kupang Kota AKP Alberto Heru Ponato, S.I.K., M.H., Sekretaris Sat Pol PP Kota Kupang M. Alam Y. Girsang, S.H.,M.H., dan diikuti anggota Sat Intelkam Polres Kupang Kota, Dalmas Polres Kupang Kota, Turjawali Polres Kupang Kota dan 2 regu Satpol PP Pemkot Kupang.

Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Pariwisata Kota Kupang dan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Kupang (Perizinan).

Baca juga: Viral Foto Anies-Ridwan Kamil Satu Meja Saat Makan, Ferdinand Beri Sindiran Begini, Sebut Nama Puan?

Baca juga: Bunyi Tempat Tidur Ungkap Pria Lain di Kamar Istri, Suami Dobrak Pintu Lalu Terjadi Hal Mengerikan

Patroli digelar di sepanjang Jalan Frans Seda-Kedai Kopi Kulo Depan Bank Christa Jaya-Depot seafood - Jalan WJ Lalamentik - Kafe Kopi Petir - Jalan Palapa - Jalan Cak Doko - Warung kembar - Toko Vape store - Jalan Muhammad Hatta - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan El Tari II dan berakhir di Warung Bakmi Jaya.

Dari beberapa lokasi tempat yang dikunjungi tersebut, petugas memberikan imbauan dan sosialisasi kepada pelaku usaha yang masih membuka usahanya agar segera berhenti melayani makan ditempat sebelum pukul 21.00 wita.

Kepada warga Kota Kupang yang sementara beraktivitas baik penjual atau pembeli diingatkan soal edaran terbaru Walikota Kupang NO 030 / HK.443.1 / VI / 2021 tanggal 2 Juni 2021 tentang PPKM, bahwa untuk pelaku usaha agar memperhatikan jumlah pembeli yang makan di tempat dengan kapasitas tempat 50 persen.

Pada pukul 21.00 Wita aktivitas makan di tempat dihentikan lalu setelah pukul 21.00 Wita dibatasi hanya untuk melayani pesan antar atau dibungkus dan dibawa pulang.

Baca juga: Bupati TTU Berharap Lulusan Universitas Timor Dapat Menjadi Penggerak dan Pelopor Pembangunan

Baca juga: Kadis Kesehatan Sumba Barat, Vaksin Dosis II Astra Zeneca Berlangsung Awal Juli 2021

Dalam edaran tersebut ditegaskan apabila setiap pelaku usaha melanggar surat edaran tersebut maka dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas Dinas Pariwisata dan Dinas Tanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Kupang (Perizinan) menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku usaha.

Halaman
12
Penulis: Ray Rebon
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved