Kamis, 9 April 2026

Pala Ternyata Bisa Meningkatkan Performa Saat Melakukan Hubungan Dengan Pasangan 

pala mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah meningkatkan performa saat melakukan hubungan orang dewasa

Editor: Hermina Pello
KOMPAS.com
Buah pala. Pala Ternyata Bisa Meningkatkan Performa Saat Melakukan Hubungan Dengan Pasangan  

POS-KUPANG.COM - Rempah-rempah ini sudah lama populer di dunia. Pala adalah rempah-rempah populer yang terbuat dari biji Myristica fragrans, yakni pohon tropis asli Indonesia.

Pala dapat ditemukan dalam bentuk biji utuh, tetapi paling sering dijual sebagai bumbu giling.

Melansir dari Healthline, pala memiliki rasa hangat, sedikit pedas, dan sering digunakan dalam makanan penutup dan kari.

Selain itu, pala juga sering disajikan dalam minuman, seperti anggur dan teh chai.

Meskipun pala lebih umum digunakan karena rasanya daripada manfaat kesehatannya, pala mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut ini beberapa manfaat pala bagi kesehatan.

Baca juga: Kelihatan Sepele, Tapi Ini Manfaat Mengangkat Kaki ke Tembok bagi Kesehatan

1. Mengandung antioksidan kuat

Meski berukuran kecil, sebuah penelitian berjudul “Chemical diversity and pharmacological significance of the secondary metabolites of nutmeg (Myristica fragrans Houtt.)” menunjukkan, biji pala kaya akan senyawa tumbuhan yang berperan sebagai antioksidan dalam tubuh.

Antioksidan adalah senyawa yang melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Ketika tingkat radikal bebas menjadi terlalu tinggi dalam tubuh, stres oksidatif terjadi.

Kondisi ini dapat menyebabkan banyak penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung.

Antioksidan menetralkan radikal bebas, mencegah kerusakan sel, dan menjaga kadar radikal bebas tetap terkendali.

2. Memiliki sifat anti-inflamasi

Peradangan kronis dapat menyebabkan beberapa kondisi yang merugikan, seperti penyakit jantung, diabetes, dan radang sendi.

Pala kaya akan senyawa anti-inflamasi yang disebut monoterpen, termasuk sabinene, terpineol, dan pinene.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved