Breaking News:

Fraksi Gerindra DPRD Flotim Dorong Keluarga Lakalantas Polisikan Warga Blokade Jalan

Fraksi Gerindra DPRD Flores Timur, Muhidin Demon. Ia mendorong keluarga korban lakalantas untuk mengambil langkah hukum. 

Fraksi Gerindra DPRD Flotim Dorong Keluarga Lakalantas Polisikan Warga Blokade Jalan
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Flores Timur, Muhidin Demon

Fraksi Gerindra DPRD Flotim Dorong Keluarga Lakalantas Polisikan Warga yang Blokade Jalan

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Aksi blokade jalan Weri-Bandara oleh warga pemilik lahan menelan korban. Seorang warga dusun Welo, Paulus Kelake mengalami kecelakaan lalulintas setelah menabrak kayu yang dipasang di badan jalan, Selasa 8 Juni 2021 malam. 

Hal itu dikecam keras Ketua Fraksi Gerindra DPRD Flores Timur, Muhidin Demon. Ia mendorong keluarga korban lakalantas untuk mengambil langkah hukum

"Laporakan saja ke polisi. Orang yang menutup jalan harus dipanggil polisi, karena itu bagian dari tindak pidana. Tangkap orang yang tutup polisi. Ini bukan siapa pemilik lahan, tapi akibat perbuatan mereka, mengakibatkan korban lakalantas," ujarnya kepada wartawan, Rabu 9 Juni 2021. 

Menurut dia, orang yang menutup jalan  harus bertanggungjawab atas insiden kecelakaan yang dialami warga. 

"Saya minta polisi usut siapa yang palang jalan sampai mengakibatkan warga mengalami kecelakaan," tegasnya.

Ia mengaku kecewa dengan keputusan warga memblokade jalan yang menurutnya sebagai aksi premanisme. 

"Saya menyesal tindakan mereka, karena lembaga sudah agendakan rapat untuk fasilitasi warga dengan pemerintah. Tapai kalau cara premanisme begini, yang tadi kami berpikir untuk pasang badan, mau pasang badan untuk apa lagi. Segera dibongkar, kalau mau beretika, tapi kalau cara mereka begitu agak sulit. Ini bentuk warga tidak menghargai lembaga DPRD yang sudah mengagendakan rapat," katanya. 

"Sepertinya ada pihak lain yang mau cari panggung. Gugat saja secara hukum, tidak usah pakai cara premanisme. Saya bicara bukan mau cari panggung tapi ini soal komitmen. Cara yang baik adalah hukum, agar tidak salahkan siapa-siapa," tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)
 

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved