Rabu, 15 April 2026

Ini 5 Jenis Makanan Minuman yang Berpotensi Menurunkan Daya Ingat

Hindari Konsumsi 5 Makanan Minuman Ini Karena Berpotensi Turunkan Daya Ingat

Editor: Hermina Pello
net
ilustrasi daya ingat. Ini 5 Jenis Makanan Minuman yang Berpotensi Menurunkan Daya Ingat 

POS-KUPANG.COM - Menurunnya daya ingat seseorang memang berangsur-angsur menurun seiring bertambahnya usia namun bisa juga karena konsumsi makanan yang berpotensi menurunkan daya ingat.

Di samping itu, beberapa makanan terbukti memiliki efek negatif terhadap otak, memengaruhi memori dan suasana hati, serta meningkatkan risiko demensia.

Oleh karena itu, seseorang harus mengurangi konsumsi makanan-makanan ini untuk menjaga daya ingatnya.

Berikut ini beberapa makanan dan minuman yang memiliki potensi menurunkan daya ingat, seperti dilansir dari Healthline.

1. Minuman Manis

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan minuman manis hanya akan menambah lingkar pinggang, meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan memiliki efek negatif terhadap otak.

Menurut sebuah studi berjudul “High-sugar diets, type 2 diabetes and Alzheimer's disease”, asupan minuman manis yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 yang juga meningkatkan risiko Alzheimer.

Baca juga: 5 Makanan yang Harus Dipantang Oleh Penderita Diabetes 

Selain itu, penelitian lain berjudul “Glucose Levels and Risk of Dementia” menunjukkan bahwa kadar gula darah yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko demensia, bahkan pada orang tanpa diabetes.

Komponen utama dari banyak minuman manis adalah sirup jagung fruktosa tinggi yang terdiri 55 persen fruktosa dan 45 persen glukosa.

Asupan fruktosa yang tinggi dapat menyebabkan obesitas, tekanan darah tinggi, lemak darah tinggi, diabetes, dan disfungsi arteri.

Aspek-aspek sindrom metabolik ini dapat menyebabkan peningkatan risiko jangka panjang demensia.

 
Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa asupan fruktosa tinggi dapat menyebabkan resistensi insulin di otak, serta penurunan fungsi otak, memori, belajar, dan pembentukan neuron otak.

2. Karbohidrat halus

Karbohidrat jenis ini umumnya memiliki indeks glikemik (GI) yang tinggi.

Dengan demikian, tubuh akan mencerna secara cepat dan menyebabkan terjadinya lonjakan gula darah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved