LLDIKTI XV Kupang Dorong Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius Menjadi Besar & Terkenal di Flores

Kepala LLDIKTI XV Wilayah Kupang Dorong Akademi Farmasi St.Fransiskus Xaverius Harus Menjadi Besar dan Terkenal di Flores

Editor: Gordy Donofan
Istimewa
Kepala LLDIKTI XV Wilayah Kupang saat berikan sambutan di acara wisuda Akademi Santo Fransiskusi Xaverius di Kabupaten Sikka, Kamis 3 Juni 2021 

Kepala LLDIKTI XV Wilayah Kupang Dorong Akademi Farmasi St.Fransiskus Xaverius Harus Menjadi Besar dan Terkenal di Flores

POS-KUPANG.COM - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XV wilayah Kupang, Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol , PH.D mendorong Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius menjadi besar dan terkenal di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Demikian pesan Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol , PH.D, Kamis 3 Juni 2021 ketika memberikan sambutan pada Acara Wisuda Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius, angkatan ke III di Hotel Sylvia Maumere Kabupaten Sikka.

Prof. Mangadas dalam sambutannya merasa bangga dan memberikan apresiasinya kepada Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius yang sudah tiga kali mewisudakan mahasiswanya.

Baca juga: LLDIKTI XV Tandatangan Kontrak Penelitian dengan 14 PTS

“Kali ini mahasiswa yang diwisuda sebanyak 50 orang dari Prodi Farmasi. Kalau saya sampai hadir dan memberikan sambutan berarti sekolah ini dinilai bagus sehingga saya sebagai representative dari Menteri hadir dan memberikan sambutan disini. Untuk itu kepada orang tua agar jangan ragu untuk sekolahkan anaknya di Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius,’’ujar Prof. Mangadas seperti yang dikutip dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM dari Jasinta Florentina P. Swan, SPd.,MSi Humas LLDIKTI XV Kupang Kamis 3 Juni 2021 malam.

Kalem juga mendorong agar Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius bisa meningkatkan statusnya menjadi S1 atau sarjana sehingga dapat menarik minat para lulusan untuk melanjutkan studinya disini.

Dalam kesempatan itu, Prof. Mangadas juga menyampaikan bahwa saat ini LLDIKTI XV Kupang mempunyai tugas yang berat untuk membenahi PTS yang ada di wilayah kerjanya.

Data yang terhimpun di LLDIKTI XV saat ini dari 56 PTS masih terdapat sekitar 32 yang dalam kondisi sakit berat, jika diibaratkan dengan diagnosa dokter maka status PTS tersebut dalam kondisi sekarat menjelang kematian, disinilah peran LLDIKTI XV Kupang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan PTS yang bermasalah.

Kalem juga menyampaikan bahwa sudah ada petunjuk berkaitan dengan kondisi PTS yang “sakit” itu, apabila tidak segera diperbaiki maka harus ditutup atau dilakukan merger.

Prof. Mangadas menegaskan dibawah kepemimpinanya ia bertekad untuk memperbaiki kondisi PTS yang ada di seluruh wilayah NTT, terutama menyangkut kesejahteraan dosen.

Baca juga: LLDIKTI XV Kupang Gelar Workshop Pengendalian, Pengawasan dan Pembinaan

Prof. Mangadas mengatakan jika sudah Serdos maka dosen akan sejahtera.

Dikatakannya kalau dosen tidak Serdos maka tidak profesional, termasuk juga pada Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius.

Prof. Mangadas berharap kepada Ketua Yayasan Drg.Yosefin Sri Sudarningsih dan Direkturnya Fransiskus Xaverius Lameng, MM, agar terus mengembangkan sekolah ini menjadi besar dan terkenal di Flores.

Sehingga anak-anak dari Flores tidak perlu keluar jauh-jauh jika ingin melanjutkan studi dibidang farmasi.

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved